Komunitas Affiliate Kerek Bisnis Seller TikTok Shop, Begini Caranya
Komunitas affiliate di TikTok Shop membantu UMKM menjangkau konsumen lebih luas dan meningkatkan penjualan melalui konten kreator, tanpa iklan konvensional.
(Bisnis.Com) 19/06/26 16:15 254628
Bisnis.com, BADUNG — Komunitas affiliate kini memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di era ekonomi digital, termasuk di TikTok Shop.
Melalui konten yang dibuat kreator, pelaku usaha kini mampu menjangkau konsumen secara lebih luas sekaligus meningkatkan penjualan tanpa harus bergantung pada iklan konvensional.
Kenneth Cia, founder Arutala Coffe, mengungkapkan strategi affiliate menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan bisnisnya di TikTok Shop.
“Melalui program affiliate, saat ini ribuan anggota aktif yang membuat konten. Dari sana pertumbuhan bisnis terus meningkat setiap tahun,” ujar dalam panel diskusi APOS 2026, From Scroll to Success: Hwo TikTok Turns Creativity into Growth di Hotel Mulia Bali, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, bisnis yang semula mengandalkan metode pemasaran konvensional kini berkembang dengan dukungan ribuan kreator yang mempromosikan produk melalui konten.
Kenneth menilai keberadaan TikTok telah mengubah cara pelaku usaha menjangkau konsumen.
Pembeli pun tidak lagi menemukan produk melalui iklan semata, melainkan melalui rekomendasi kreator yang mereka ikuti.
Pada kesempatan yang sama, Managing Director Produc Partnership TikTok Isaac Bass mengatakan, model tersebut memungkinkan terciptanya hubungan yang lebih organik antara pelaku usaha, kreator, dan konsumen.
Menurutnya, konten yang dibuat komunitas affiliate sering kali tidak terasa seperti iklan sehingga lebih mudah diterima oleh audiens. Kondisi itu pada akhirnya mendorong terjadinya transaksi.
“Konten tersebut terasa seperti bagian dari komunitas, bukan iklan. Di situlah nilai yang mendorong perdagangan tercipta,” ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan oleh fashion designer Christie Basil, yang tidak hanya sekadar membuat konten perancangan gaun pengantin, tetapi juga membagikan cerita dibalik pembuatannya. Dia mengaku sebagian besar penjualan yang diperoleh saat ini berasal dari konsumen yang menemukan produknya melalui konten di TikTok.
Christie menuturkan salah satu videonya yang mengangkat perpaduan unsur budaya Jepang dan Cina dalam desain hijab alias hijab cheongsam, berhasil meraih lebih dari 34 juta tayangan. Popularitas konten tersebut kemudian berkontribusi terhadap peningkatan konversi penjualan.
“Ini karena efek algoritma juga. Lebih dari 90% penjualan kami berasal dari orang-orang yang menemukan kami melalui konten di TikTok,” katanya.
Selain memperluas jangkauan pemasaran, para pelaku usaha menilai kolaborasi dengan kreator memberikan nilai tambah berupa kedekatan dengan komunitas yang relevan.
Christie menilai banyak merek masih terlalu berfokus pada jumlah pengikut saat memilih kreator untuk bekerja sama. Padahal, komunitas yang lebih kecil tetapi memiliki keterikatan kuat dengan audiens sering kali mendorong penjualan yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kenneth dari Arutala mengatakan masukan dari para kreator juga menjadi sumber evaluasi penting bagi bisnis.
Melalui konten dan ulasan yang dibuat affiliate, perusahaan dapat memahami respons konsumen sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki. Terlebih, Arutala tidak membuka toko fisik dan mengandalkan toko daring.
#affiliate-tiktok #komunitas-affiliate #bisnis-tiktok-shop #konten-kreator #strategi-affiliate #pertumbuhan-bisnis #pemasaran-digital #kreator-tiktok #penjualan-online #hubungan-organik #konten-rekomen