Easycash Salurkan Dana Rp96,67 Triliun ke 10 Juta Peminjam

Easycash Salurkan Dana Rp96,67 Triliun ke 10 Juta Peminjam

Easycash telah menyalurkan Rp96,67 triliun kepada 10 juta peminjam sejak 2017, fokus pada inklusi keuangan bagi kelompok unbanked dan underbanked di Indonesia.

(Bisnis.Com) 20/06/26 04:45 254986

Bisnis.com, JAKARTA — Platform pinjaman daring (pindar) PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) mencatat telah menyalurkan pendanaan dengan nilai akumulasi mencapai Rp96,67 triliun kepada lebih dari 10 juta penerima dana (borrower) sejak berdiri pada 2017 hingga Mei 2026.

Capaian tersebut sejalan dengan fokus perusahaan untuk memperluas akses keuangan bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal oleh lembaga keuangan formal, terutama kelompok unbanked dan underbanked.

Direktur Utama PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) Nucky Poedjiardjo mengatakan masih terdapat ruang yang besar untuk mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Menurutnya, layanan keuangan digital, termasuk pindar, dapat menjadi salah satu solusi untuk menjembatani kesenjangan akses kredit sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Easycash berkomitmen memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen sebagai fondasi dalam menghadirkan akses pendanaan yang luas bagi masyarakat,” ujar Nucky dalam keterangan resminya, Jumat (19/6/2026).

Merujuk pada White Paper Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) bersama Mandala Consulting bertajuk Mendorong Perluasan Akses Kredit melalui Kolaborasi Bertanggung Jawab antara Bank dan Pindar, akses terhadap layanan keuangan formal masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat Indonesia.

Data World Bank menunjukkan sekitar 48% penduduk dewasa Indonesia masih berada dalam kategori underbanked.

Sementara itu, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tingkat inklusi keuangan perbankan mencapai sekitar 70% pada 2025. Artinya, masih terdapat sekitar 30% masyarakat dewasa yang belum terlayani secara optimal oleh layanan keuangan formal.

Dalam upaya memperluas akses pendanaan tersebut, Easycash menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan.

Perusahaan yang berizin dan diawasi OJK itu menyebut penguatan dilakukan melalui fungsi pengawasan, manajemen risiko, sistem pengendalian internal, kepatuhan, audit internal dan eksternal, serta peningkatan transparansi pengelolaan perusahaan sesuai dengan implementasi POJK No. 40 Tahun 2024.

Nucky menilai tata kelola yang kuat tidak hanya diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan perlindungan konsumen.

“Kami meyakini bahwa tata kelola yang kuat akan memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, sekaligus menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan,” katanya.

Ke depan, Easycash akan terus memperluas akses pendanaan kepada masyarakat, khususnya segmen unbanked dan underbanked.

Selain itu, perseroan juga berkomitmen meningkatkan literasi keuangan melalui berbagai program edukasi, seperti MOJANG (Modul Bijak Keuangan) dan platform edukasi ChatPindar guna mendorong penggunaan layanan keuangan digital yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

#easycash #easycash-pinjaman #easycash-indonesia #platform-pinjaman-daring #pinjaman-online #akses-keuangan #inklusi-keuangan #unbanked-indonesia #underbanked-indonesia #layanan-keuangan-digital #tata

https://finansial.bisnis.com/read/20260620/563/1982045/easycash-salurkan-dana-rp9667-triliun-ke-10-juta-peminjam