KEK Industropolis Batang Perkuat Konsep Kawasan Industri Berkelanjutan

KEK Industropolis Batang Perkuat Konsep Kawasan Industri Berkelanjutan

KEK Industropolis Batang mengembangkan konsep kawasan industri berkelanjutan melalui penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola.

(Kompas.com) 20/06/26 12:31 255133

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus mengembangkan konsep kawasan industri berkelanjutan melalui penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG).

Pengembangan kawasan tersebut dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, hingga penerapan teknologi untuk mengawasi penggunaan sumber daya di kawasan industri.

KEK Industropolis Batang menyebut pengembangan kawasan diarahkan untuk mendukung pertumbuhan industri sekaligus menjaga aspek keberlanjutan.

DOK. KEK INDUSTROPOLIS BATANG Upaya pengembangan kawasan industri berkelanjutan tersebut mengantarkan KEK Industropolis Batang meraih empat penghargaan dalam ajang Indonesia Sustainability Award (ISA) 2026.

Mengembangkan infrastruktur hijau

Pengelola KEK Industropolis Batang menyebut pengembangan kawasan dilakukan dengan mengadopsi standar keberlanjutan pada berbagai aspek operasional.

Salah satunya melalui perolehan sertifikat Greenship Kawasan Platinum. Sertifikasi tersebut disebut menjadi yang pertama di klaster kawasan industri Holding Danareksa.

Selain itu, kawasan ini menerapkan sistem seleksi investor berbasis teknologi melalui platform SHIELD.

Sistem tersebut digunakan untuk menyaring calon mitra investasi agar sejalan dengan komitmen pengembangan ekonomi hijau.

Di sisi operasional, KEK Industropolis Batang membangun instalasi pengolahan air limbah EcoGreen dan menerapkan jaringan penerangan jalan umum bertenaga surya di sepanjang 50 kilometer jalan kawasan.

Pengelola juga menggunakan semen ramah lingkungan untuk menekan jejak karbon industri serta menyusun rencana implementasi penyediaan energi hijau yang andal.

DOK. KEK INDUSTROPOLIS BATANG Penyerapan lahan di KEK Industropolis Batang menunjukkan capaian signifikan hingga awal 2026.

Tak hanya itu, penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) didorong menjadi moda transportasi utama di dalam kawasan guna mendukung terciptanya ekosistem rendah emisi.

Pemantauan energi dilakukan secara real-time

Upaya mendukung efisiensi energi juga dilakukan melalui penerapan sistem pengawasan energi yang terintegrasi.

Melalui sistem tersebut, pengelola dapat memantau dan mengontrol penggunaan energi di seluruh kawasan secara akurat dan real-time, termasuk mengukur volume pemakaian gas bumi dari masing-masing tenant.

Pengelola menyebut langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memastikan pengelolaan energi berjalan lebih optimal.

Di sisi lain, kawasan ini juga terus menarik investasi di berbagai sektor industri, mulai dari industri kaca hingga produsen baterai kendaraan listrik.

Kehadiran industri-industri tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mulai mengambil peran dalam rantai pasok global, terutama pada sektor yang berkaitan dengan transisi energi dan industri masa depan.

Upaya menggabungkan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan

Plt Direktur Utama KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati mengatakan, pengembangan kawasan akan terus diarahkan untuk menggabungkan pertumbuhan ekonomi dengan komitmen terhadap keberlanjutan.

"Penghargaan komprehensif ini bukan sekadar piala seremonial, melainkan sebuah amanah dan validasi bahwa langkah strategis KEK Industropolis Batang berada di jalur yang tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara," ujar Indri dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/6/2026).

Ia mengatakan, pencapaian tersebut didedikasikan kepada masyarakat, pemerintah, dan investor yang telah mendukung pengembangan kawasan.

Shutterstock Ilustrasi kawasan industri.

"Kami mendedikasikan pencapaian ini kepada masyarakat Indonesia, pemerintah yang tak henti memberikan dukungan visioner, serta seluruh investor yang telah mempercayakan masa depan bisnis mereka di kawasan kami," kata dia.

Indri menambahkan, pengembangan kawasan akan terus dilakukan untuk menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan target keberlanjutan dapat berjalan beriringan.

"Sebagai \'Shenzhen-nya Indonesia\', kami terus berinovasi tanpa henti untuk membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang meroket tajam dan komitmen terhadap Net Zero Emission dapat berjalan beriringan guna mengantarkan Indonesia menuju masa depan emas yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Raih empat penghargaan ESG

Adapun upaya pengembangan kawasan industri berkelanjutan tersebut mengantarkan KEK Industropolis Batang meraih empat penghargaan dalam ajang Indonesia Sustainability Award (ISA) 2026.

Penghargaan tersebut meliputi kategori Best ESG in Manufacturing & Property, Sustainable Innovation Award, Inclusive Social Impact Award, serta ESG Leadership Excellence Award.

Menurut pengelola, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas penerapan prinsip ESG dan berbagai inisiatif keberlanjutan yang dijalankan di kawasan industri tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#kawasan-industri #esg #kek-industropolis-batang #ekonomi-hijau

https://money.kompas.com/read/2026/06/20/123100126/kek-industropolis-batang-perkuat-konsep-kawasan-industri-berkelanjutan