BI Proyeksi Penjualan Ritel Jatim pada Juli Membaik
BI memproyeksikan penjualan ritel di Jawa Timur akan meningkat pada Juli 2026, didorong oleh tahun ajaran baru dan Pekan Raya Jatim, meski ada risiko dari konflik Timur Tengah.
(Bisnis.Com) 22/06/26 14:22 256202
Bisnis.com, SURABAYA – Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja penjualan eceran pada Mei 2026 di Provinsi Jawa Timur naik tipis dan cenderung menunjukkan keadaan stagnan. Penjualan ritel di wilayah setempat terhitung hanya meningkat sebesar 0,02% bila dibanding April 2026 (month-to-month/mtm).
Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan BI Provinsi Jatim Ibrahim menjelaskan berdasar pada hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) BI, Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2026 tercatat sebesar 473,4. Angka tersebut meningkat tipis dibandingkan April 2026 sebesar 473,3 yang ditopang oleh perayaan sejumlah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Terjaganya kinerja tersebut ditopang oleh permintaan masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Kenaikan Yesus Kristus, Iduladha, dan Waisak," ungkap Ibrahim dalam keterangan resminya, Senin (22/6/2026).
Ibrahim menjelaskan bahwa secara tahunan (year-on-year/yoy) kinerja penjualan ritel pada Mei 2026 di wilayah setempat masih mengalami tekanan, di mana terkoreksi sebesar 3,1%, tetapi membaik dibanding April 2026 yang tertekan sebesar 3,7% (yoy).
"Kondisi tersebut didorong oleh peningkatan kinerja pada kelompok suku cadang dan aksesori serta kelompok barang budaya dan rekreasi," tambahnya.
Ibrahim juga menyebut kinerja penjualan eceran di Jatim tercatat mengalami perbaikan yang signifikan dibanding bulan sebelumnya. Pada April lalu, penjualan ritel tercatat mengalami koreksi hingga sebesar 9,3% secara bulanan (mtm). Kondisi tersebut juga disebutnya relevan dengan keadaan penjualan eceran dalam skala nasional.
"Kinerja penjualan eceran Jawa Timur diprakirakan selaras dengan perkembangan nasional yang tercermin dari nilai IPR nasional, yang diprakirakan tetap terjaga sebesar 225,00 pada Mei 2026, meskipun sedikit lebih rendah dari realisasi April 2026 yang tercatat sebesar 226,9," ucapnya.
Berdasarkan kelompok usaha, ia menjelaskan pertumbuhan IPR Mei 2026 didukung oleh kelompok suku cadang dan aksesori serta kelompok barang budaya dan rekreasi, yang tetap tumbuh positif.
Namun begitu, lanjut Ibrahim, pertumbuhan positif dua kelompok tersebut masih belum dapat menopang beberapa kelompok lainnya yang masih berada pada zona kontraksi. Di antaranya kelompok makanan dan minuman terkoreksi sebesar 0,4%, perlengkapan rumah tangga lainnya 2,9%, serta peralatan informasi dan komunikasi tertekan sebesar 5,5%.
Lebih lanjut, pertumbuhan indeks penjualan riil secara bulanan juga terhambat akibat kelompok bahan bakar kendaraan bermotor yang mengalami koreksi sebesar 2,0%, terlampau tinggi dibanding April 2026 sebesar 0,2%.
BI memperkirakan kinerja penjualan eceran di Provinsi Jawa Timur akan meningkat pada Juli dan Oktober 2026 mendatang. Proyeksi tersebut didasarkan atas Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Juli 2026 yang meningkat menjadi 174,1 dari sebelumnya sebesar 164,2.
"Proyeksi kenaikan penjualan ritel pada Juli 2026 di Jawa Timur didorong oleh masuknya periode tahun ajaran baru," tambahnya.
Sementara itu, IEP Oktober 2026 diprakirakan naik menjadi 135,8 dari 134,6 seiring dengan penyelenggaraan Pekan Raya Jatim (PR) di Surabaya. Oleh sebab itu, Ibrahim menyatakan bahwa kinerja penjualan eceran masih berpotensi tumbuh didukung dengan permintaan domestik yang terjaga.
Walau begitu, BI memperingatkan bahwa pertumbuhan kinerja penjualan eceran tersebut juga memiliki risiko untuk dapat tertahan. Sebabnya, eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang masih terjadi secara dinamis sehingga mengakibatkan terjadinya lonjakan harga komoditas energi dan dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
"Pertumbuhan tersebut berisiko tertahan oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi mendorong kenaikan harga energi sehingga berpotensi meningkatkan harga komoditas terkait dan dapat memengaruhi daya beli masyarakat," pungkasnya.
#penjualan-ritel #bi-jatim #penjualan-eceran #indeks-penjualan-riil #hari-besar-keagamaan #suku-cadang-aksesori #barang-budaya-rekreasi #penjualan-nasional #kelompok-usaha #makanan-minuman #perlengkapa