RANS Entertainment Mau IPO Meski Pendapatan Loyo Sejak 2024

RANS Entertainment Mau IPO Meski Pendapatan Loyo Sejak 2024

RANS Entertainment akan IPO meski pendapatan turun sejak 2024. Dana IPO digunakan untuk bayar utang, belanja modal, operasional, dan ekspansi usaha.

(Bisnis.Com) 23/06/26 10:46 257113

Bisnis.com, JAKARTA — PT RANS Entertainment Indonesia Tbk. (RANS) bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau (initial public offering/IPO). Aksi korporasi ini justru dilakukan saat pendapatan RANS Entertainment mengalami penurunan dua tahun terakhir.

Dalam prospektus ringkasnya, RANS mencatatkan pendapatan sebesar Rp353,38 miliar pada tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, turun 13,91% dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp410,50 miliar.

Penurunan tersebut memperpanjang tren kontraksi pendapatan RANS setelah pada 2024, Perseroan juga membukukan penurunan sebesar 6,24% dari Rp437,81 miliar pada 2023.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, laba kotor Perseroan juga tercatat sebesar Rp152,72 miliar pada 2025, lebih rendah dibandingkan Rp159,22 miliar pada 2024 dan Rp176,29 miliar pada 2023.

Meskipun demikian, RANS mampu menjaga efisiensi pada beban pokok pendapatan yang turun menjadi Rp200,66 miliar dari Rp251,27 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi operasional, laba operasi perseroan juga tercatat sebesar Rp75,55 miliar pada 2025, turun dibandingkan Rp88,07 miliar pada 2024 dan Rp116,35 miliar pada 2023.

Sementara itu, laba tahun berjalan mencapai Rp56,69 miliar, terkoreksi 41,60% dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp97,07 miliar.

Sebagai informasi, RANS memulai penawaran awal (book building) dalam rangka penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan rentang harga Rp135 hingga Rp170 per saham.

Perseroan menawarkan sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara dengan 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dengan rentang harga tersebut, RANS berpotensi meraup dana segar sekitar Rp340,88 miliar hingga Rp429,25 miliar dari aksi korporasi ini.

Pada harga bawah Rp135 per saham, nilai kapitalisasi pasar (market capitalization) RANS setelah IPO diperkirakan mencapai sekitar Rp1,70 triliun. Sementara itu, pada harga tertinggi Rp170 per saham, kapitalisasi pasar perseroan berpotensi menembus Rp2,14 triliun

Dalam IPO ini, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus administrator penawaran.

Adapun dana IPO RANS nantinya akan digunakan untuk melakukan pembayaran lebih awal atas seluruh pokok utang di Bank BNI sebesar 6,98%, sekitar 18,64% untuk belanja modal, 37,61% untuk belanja operasional, 8,15% untuk pembentukan entitas usaha baru di bidang AI, lalu 19,8% untuk ekspaksi usaha melalui akuisisi kepemilikan pada PT Rans Kosmetika Indonesia, dan sisanya untuk penyetoran modal ke entitas anak.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#ipo-rans #rans-entertainment-ipo #pendapatan-rans-entertainment #penurunan-pendapatan-rans #laba-kotor-rans #efisiensi-beban-pokok-rans #laba-operasi-rans #laba-tahun-berjalan-rans #book-building-rans

https://market.bisnis.com/read/20260623/192/1982635/rans-entertainment-mau-ipo-meski-pendapatan-loyo-sejak-2024