INET Gandeng Perusahaan Raksasa China, Siapkan Proyek Kabel Laut Antarpulau di RI
INET bersiap menggarap proyek pembangunan infrastruktur kabel laut regional sekaligus memperkuat konektivitas antar pulau di Indonesia.
(Kompas.com) 25/06/26 20:33 260042
JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten infrastruktur konektivitas, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), memperluas ekspansi di tingkat regional.
Dengan menggandeng PT FiberHome Technologies Indonesia, INET bersiap menggarap proyek pembangunan infrastruktur kabel laut regional sekaligus memperkuat konektivitas antar pulau di Indonesia.
Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).
Kerja sama kedua perusahaan mencakup partisipasi dalam pembangunan ASEAN Fiber Connect System (AFC System), pengembangan cabang (branching) kabel laut menuju Pontianak, pembangunan konektivitas domestik antarpulau, hingga pemanfaatan kapal khusus FH-21 untuk instalasi dan pemeliharaan jaringan dalam jangka panjang.
Untuk diketahui, AFC System merupakan sistem transmisi serat optik bawah laut berkapasitas tinggi yang dirancang untuk menghubungkan pusat-pusat ekonomi di Asia, mulai dari Hong Kong, Malaysia, Singapura, hingga Indonesia.
Dalam proyek strategis tersebut, INET berperan sebagai landing station partner atau mitra pendaratan di Indonesia, sekaligus memperoleh hak akses kapasitas (capacity rights) secara langsung pada jaringan utama AFC System.
Direktur Utama INET, Muhammad Arif, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi lompatan besar bagi perseroan dalam memperkuat portofolio infrastruktur digital, baik di tingkat nasional maupun regional.
“Pontianak memiliki posisi geopolitik dan geografis yang sangat strategis sebagai gerbang alternatif konektivitas global Indonesia. Melalui pembangunan cabang ini, INET tidak hanya melipatgandakan kapasitas jaringan internasionalnya, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk memangkas kesenjangan digital di dalam negeri,” ujar Arif dalam keterangan resminya, Kamis (25/6/2026).
Dalam pembagian peran, FiberHome akan memimpin penyediaan teknologi, rekayasa sistem (system engineering), serta pelaksanaan pekerjaan teknis di laut.
Sementara itu, INET bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pendaratan kabel (landing station), pembangunan infrastruktur darat (terrestrial), serta pemenuhan seluruh regulasi dan perizinan di Indonesia.
Kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan internasional, tetapi juga memperkuat konektivitas domestik antarpulau melalui jaringan transmisi berkapasitas tinggi.
Proyek itu mencakup seluruh tahapan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, mulai dari perancangan sistem, pengadaan perangkat, penggelaran (deployment), hingga pengoperasian jaringan.
Untuk menjamin keberlanjutan dan efisiensi operasional (operational excellence), INET dan FiberHome juga mengamankan aset strategis berupa kapal khusus FH-21. Kapal tersebut dirancang untuk menangani pemasangan kabel, pemeliharaan preventif, hingga penanganan gangguan darurat (cable repair) di laut dalam.
“Pada fase krusial ini, fokus kami adalah memastikan kesiapan teknis yang presisi, kepatuhan regulasi, tata kelola proyek (project governance) yang akuntabel, serta mitigasi risiko yang terukur,” kata Arif.
Dari sisi korporasi, penandatanganan MoU dipastikan memperkuat fundamental bisnis INET yang kini memiliki ekosistem aset digital terintegrasi, mulai dari konektivitas domestik, jaringan backbone internasional, hingga fasilitas pendukung teknis kelautan.
Kesepakatan itu menjadi landasan hukum sebelum kedua belah pihak menandatangani definitive agreement atau perjanjian definitif yang akan mengatur secara rinci nilai investasi, struktur transaksi keuangan, alokasi kapasitas jaringan, serta jadwal pelaksanaan proyek.
Manajemen INET menegaskan bahwa rincian komersial dan dampak finansial terhadap kinerja keuangan perseroan akan disampaikan secara transparan kepada publik dan otoritas bursa seiring perkembangan proyek, sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi dan regulasi pasar modal yang berlaku.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang