KB Bank (BBKP) Bidik Pembiayaan Berbasis Ekosistem
KB Bank Indonesia mempercepat transformasi bisnis dengan fokus pada peningkatan CASA dan pembiayaan berbasis ekosistem untuk meningkatkan profitabilitas dan kualitas aset.
(Bisnis.Com) 26/06/26 14:41 260721
Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) terus mempercepat transformasi bisnis dengan memperkuat penghimpunan dana murah (current account saving account/CASA), menekan biaya dana (cost of fund), serta mengembangkan pembiayaan berbasis ekosistem sebagai strategi memperbaiki profitabilitas dan kualitas aset.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan perseroan terus melanjutkan agenda transformasi yang telah berjalan, termasuk perubahan identitas menjadi KB Bank sebagai bagian dari integrasi dengan grup keuangan asal Korea Selatan.
Kunardy mengungkapkan dirinya bergabung dengan KB Bank sejak Agustus 2025 untuk memperkuat proses transformasi tersebut. Menurut dia, KB Group merupakan salah satu kelompok jasa keuangan terbesar di Korea Selatan yang di Indonesia memiliki delapan perusahaan afiliasi (sister company), mulai dari sektor sekuritas hingga perusahaan pembiayaan.
Sementara itu, KB Bank sendiri memiliki total aset sebesar Rp89,79 triliun dan didukung jaringan sebanyak 153 kantor cabang di Indonesia.
"Fokus kami saat ini adalah terus mendorong peningkatan CASA sehingga cost of fund dapat semakin turun. Dari sisi permodalan juga terus kami dorong agar semakin kuat," ujar Kunardy dalam kunjungan ke Wisma Bisnis Indonesia, Jumat (26/6/2026).
Ia menambahkan, transformasi yang dijalankan tidak hanya menyentuh aspek identitas perusahaan, tetapi juga model bisnis dan efisiensi operasional. Meski demikian, laba operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP) masih menghadapi tekanan karena biaya yang masih lebih besar dibandingkan pendapatan dari penyaluran kredit.
Namun, perseroan optimistis kinerja tersebut mulai membaik pada paruh kedua 2026.
"Kami memperkirakan PPOP mulai positif pada semester II-2026," katanya.

Sementara itu, Direktur Wholesale KB Bank Widodo Suryadi mengatakan perseroan mengubah strategi pembiayaan dari sebelumnya berorientasi pada penyaluran kredit semata (loan engine) menjadi pembiayaan berbasis ekosistem (ecosystem-based financing).
Melalui strategi tersebut, KB Bank akan menjadikan perusahaan besar sebagai jangkar (anchor) untuk memperluas pembiayaan kepada pelaku usaha di rantai pasoknya, mulai dari segmen menengah hingga usaha kecil dan menengah (UKM).
"Kami akan mengambil anchor perusahaan besar untuk masuk ke middle market hingga SME. Dengan pendekatan yang lebih dekat seperti ini, risiko dapat diminimalisir," ujar Widodo.
Ia menambahkan, model bisnis tersebut memungkinkan KB Bank memberikan layanan pembiayaan secara menyeluruh atau end-to-end financial financing, sehingga hubungan dengan nasabah menjadi lebih kuat sekaligus meningkatkan kualitas portofolio kredit.
#kb-bank #pembiayaan-ekosistem #transformasi-bisnis #dana-murah #casa #cost-of-fund #profitabilitas-aset #kb-group #jasa-keuangan #aset-kb-bank #kantor-cabang-indonesia #peningkatan-casa #permodalan-ku