REAL Bidik Pertumbuhan Penjualan 20% pada 2026, Siapkan Dua Proyek Baru

REAL Bidik Pertumbuhan Penjualan 20% pada 2026, Siapkan Dua Proyek Baru

PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) menargetkan pertumbuhan penjualan 20% pada 2026 dengan ekspansi dua proyek baru di Jakarta dan Tangerang.

(Bisnis.Com) 29/06/26 19:19 262807

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti PT Repower Asia Indonesia Tbk. (REAL) membidik pertumbuhan penjualan sedikitnya 20% sepanjang 2026 melalui kombinasi ekspansi proyek baru, optimalisasi proyek eksisting, hingga pengembangan bisnis properti digital.

Direktur REAL Yahya Attamimi mengatakan perseroan akan mengandalkan pertumbuhan organik melalui optimalisasi penjualan proyek Perumahan Botanical Puri Asri di Depok.

Pada saat yang sama, perusahaan juga menyiapkan ekspansi dengan mengembangkan dua proyek perumahan baru di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

"Saat ini kedua proyek tersebut masih dalam tahap persiapan lahan dan perizinan, dengan target peluncuran komersial pada paruh kedua 2026. Sejalan dengan itu, Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sekurang-kurangnya sebesar 20% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya," ujar Yahya dalam Paparan Publik Tahunan, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, dua proyek tersebut menjadi bagian dari strategi pertumbuhan organik yang diharapkan mampu memperkuat portofolio pengembangan perseroan sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan pada tahun-tahun mendatang.

Selain mengembangkan proyek sendiri, REAL juga memperluas pasar melalui kerja sama operasi (KSO) dengan Riscon Group dalam proyek Grand Riscon Darmaga di Bogor.

Proyek tersebut menyasar segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dinilai masih memiliki permintaan tinggi di tengah kebutuhan hunian yang terus meningkat.

Di sisi lain, REAL mulai melakukan diversifikasi usaha melalui pengembangan properti digital.

Direktur REAL Sjafardamsah mengatakan perseroan tengah menyiapkan transformasi bisnis untuk memperkuat posisi di ekosistem digital sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru.

"Perseroan saat ini tengah serius mencanangkan transformasi bisnis properti digital. Inisiatif tersebut masih berada dalam tahap persiapan serta pembahasan intensif dengan mitra strategis prospektif. Ke depan, pengembangan ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan," ujarnya.

Manajemen mengakui industri properti masih menghadapi tantangan, mulai dari fluktuasi nilai tukar rupiah hingga perubahan suku bunga yang memengaruhi daya beli masyarakat. Meski demikian, perseroan optimistis mampu menjaga pertumbuhan kinerja sepanjang 2026.

Optimisme tersebut didukung oleh optimalisasi insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), penguatan kerja sama dengan agen properti, serta penyediaan skema pembiayaan yang kompetitif melalui kolaborasi dengan perbankan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp33,17 juta atau setara Rp0,005 per saham dari laba tahun buku 2025.

Direktur Utama REAL Aulia Firdaus mengatakan pembagian dividen merupakan bentuk komitmen perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

"Kami berkomitmen dan berupaya untuk tetap membagikan dividen tunai di setiap tahunnya sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham yang senantiasa mempercayai prospek jangka panjang REAL," kata Aulia.

Adapun jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 7 Juli 2026, ex dividen pada 8 Juli 2026, sementara pembayaran dividen akan dilakukan pada 21 Juli 2026.

#real-pertumbuhan-penjualan #proyek-baru-real #properti-digital-real #ekspansi-proyek-real #perumahan-botanical-puri-asri #proyek-pasar-minggu #proyek-pondok-cabe #grand-riscon-darmaga #segmen-mbr-prop

https://market.bisnis.com/read/20260629/192/1984199/real-bidik-pertumbuhan-penjualan-20-pada-2026-siapkan-dua-proyek-baru