IHSG Ditutup Ambles 3,05% ke 5.643, Saham Big Caps Berguguran

IHSG Ditutup Ambles 3,05% ke 5.643, Saham Big Caps Berguguran

IHSG turun 3,05% ke 5.643,19 pada 30 Juni 2026, dipicu koreksi saham big caps seperti MORA, BBCA, dan ASII, serta minimnya katalis positif pasar.

(Bisnis.Com) 30/06/26 16:05 263907

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah ke 5.643,19 pada Selasa (30/6/2026). Penurunan indeks komposit dipengaruhi koreksi sejumlah big caps, antara lain MORA, BBCA, hingga ASII.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah sebesar 3,05% atau 177,59 poin menuju 5.643,19. Indeks komposit hari ini dibuka pada level 5.801,45 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 5.811,66.

Tercatat, sebanyak 136 saham menguat, 564 saham turun, dan 99 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar turun ke posisi Rp9.919,31 triliun.

Dari jajaranbig caps, penurunan terdalam dicatatkan oleh saham PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) sebesar 7,38% ke Rp6.900 dan saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melemah 6,33% menjadi Rp5.550 per saham.

Selain itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga terkoreksi 6,06% ke Rp3.100 per saham dan PT Astra International Tbk. (ASII) turut membukukan penurunan sebesar 4,03% menjadi Rp4.520.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tercatat membukukan penurunan sebesar 3,87%, disusul PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) minus 3,75%, dan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) melemah 3,64%.

Indeks komposit atau IHSG membuka perdagangan hari ini dengan performa kurang memuaskan setelah terkoreksi tajam sebesar 2,43% ke 5.680 pada sesi I.

Laporan riset harian Mirae Asset Sekuritas menyebutkan bahwa kejatuhan IHSG sampai dengan paruh pertama hari ini utamanya disebabkan oleh minimnya katalis positif yang mampu menopang psikologis pasar domestik.

Kondisi tersebut memicu aksi jual masif yang membuat seluruh indeks sektoral bergerak melemah secara kompak. Sektor bahan baku menjadi indeks dengan penurunan terdalam, tertekan oleh kejatuhan saham-saham komoditas logam seperti AMMN yang ambles 5,45% dan saham EMAS yang merosot 8,97%.

Selain sektor komoditas, pelemahan indeks komposit juga diperberat oleh koreksi dalam pada sejumlah saham big caps yang selama ini menjadi penggerak indeks.

Di sisi lain, performa minor pasar modal dalam negeri bergerak kontras dengan bursa regional Asia yang cenderung bervariasi cenderung menguat. Indeks Kospi di Korea Selatan dan Nikkei di Jepang justru tampil perkasa dengan lonjakan masing-masing sebesar 3% dan 1,5% pada periode perdagangan yang sama.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#ihsg #ihsg-hari-ini #ihsg-melemah #ihsg-turun #saham-big-caps #saham-mora #saham-bbca #saham-asii #saham-ammn #saham-bbri #saham-pani #saham-dssa #indeks-komposit #pasar-modal-indonesia #bursa-efek-in

https://market.bisnis.com/read/20260630/7/1984429/ihsg-ditutup-ambles-305-ke-5643-saham-big-caps-berguguran