Laba Diproyeksi Naik 2 Kali Lipat, Simak Rekomendasi Saham AMMN

Laba Diproyeksi Naik 2 Kali Lipat, Simak Rekomendasi Saham AMMN

Pada perdagangan sesi II hari ini, AMMN diperdagangkan pada kisaran harga Rp 3.250 per saham.

(Kompas.com) 01/07/26 15:47 265170

JAKARTA, KOMPAS.com – Emiten pertambangan tembaga dan emas, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) diproyeksikan memasuki fase pertumbuhan baru pada 2026 seiring pulihnya produksi Tambang Batu Hijau dan mulai berkontribusinya bisnis hilirisasi.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Andhika Audrey Eko Nugroho, menilai masa transisi operasional yang berlangsung sepanjang 2025 telah berakhir sehingga membuka ruang bagi peningkatan kinerja perusahaan.

Saham AMMN ekomendasi "Buy" dan target harga Rp 6.000 per saham, didukung proyeksi pertumbuhan laba yang signifikan tahun ini,” kata Andhika dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

“AMMN memasuki siklus pertumbuhan laba yang signifikan pada 2026 setelah melewati masa transisi pengembangan Fase 8 Batu Hijau," ujar dia.

Andhika memperkirakan pemulihan produksi Batu Hijau akan menjadi pendorong utama kinerja perseroan. Pendapatan AMMN diproyeksikan mencapai sekitar 4 miliar dollar AS pada 2026 atau meningkat 117 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara EBITDA diperkirakan tumbuh 97 persen menjadi sekitar 2 miliar dollar AS.

Indikasi pemulihan tersebut mulai terlihat pada kuartal I-2026. Volume bijih segar yang ditambang meningkat menjadi 38 juta ton dari sekitar 1 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan tersebut mendorong produksi konsentrat mencapai 167.000 dry metric tonnes (dmt) atau melonjak 110 persen secara tahunan, dengan kandungan sekitar 101 juta pon tembaga dan 136.000 ons emas.

Selain peningkatan produksi tambang, BRI Danareksa menilai transformasi bisnis melalui hilirisasi akan memperkuat kualitas pendapatan AMMN dalam jangka panjang.

"AMMN kini bertransformasi dari perusahaan yang selama ini menjual konsentrat menjadi produsen logam terintegrasi yang menghasilkan katoda tembaga dan emas murni sesuai standar internasional," tulis BRI Danareksa.

Pada kuartal I-2026, fasilitas smelter dan Precious Metal Refinery (PMR) milik AMMN telah memproduksi sekitar 27.700 ton katoda tembaga dan 66.200 ons emas murni.

Mulai kuartal II-2026, setelah izin ekspor konsentrat berakhir pada April lalu, kinerja perseroan diperkirakan akan didominasi oleh penjualan produk hilir berupa katoda tembaga dan emas murni.

BRI Danareksa juga menyoroti proyek fasilitas pengolahan baru yang saat ini memasuki tahap akhir pembangunan. Fasilitas tersebut dijadwalkan mulai menerima bijih pertama pada paruh kedua 2026 dan akan meningkatkan kapasitas pengolahan dari sekitar 40 juta ton per tahun menjadi sekitar 85 juta ton per tahun.

Peningkatan kapasitas tersebut diperkirakan akan mendukung pertumbuhan produksi dalam beberapa tahun ke depan, baik dari Tambang Batu Hijau maupun pengembangan proyek Elang.

Di sisi eksternal, prospek pasar tembaga dan emas juga dinilai masih positif. Permintaan tembaga diperkirakan terus meningkat seiring tren elektrifikasi, pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI), kendaraan listrik, dan energi terbarukan, sementara pasokan global masih terbatas sehingga pasar diperkirakan tetap mengalami defisit.

“Saat ini harga emas tetap mendapat dukungan dari tingginya permintaan bank sentral dunia yang terus menambah cadangan logam mulia sebagai bagian dari strategi diversifikasi devisa,” kata dia.

“Dengan kombinasi pemulihan produksi, kontribusi bisnis hilirisasi, ekspansi kapasitas, serta prospek positif komoditas utama, kami menilai AMMN memiliki fondasi yang kuat untuk memasuki siklus pertumbuhan berikutnya,” tegas dia.

Tentang AMMN

Sebagai informasi, AMMN resmi mencatatkan sahamnya di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2023 dengan kode emiten AMMN.

Perseroan menjadi perusahaan tercatat ke-45 yang melantai di BEI sepanjang 2023 melalui penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan harga Rp 1.695 per saham.

Pada perdagangan sesi II hari ini, Rabu (1/7/2026), AMMN diperdagangkan pada kisaran harga Rp 3.250 per saham.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

#saham #rekomendasi-saham #saham-ammn #laba-ammn #laba-ammn-2026

https://money.kompas.com/read/2026/07/01/154726726/laba-diproyeksi-naik-2-kali-lipat-simak-rekomendasi-saham-ammn