BPS Ungkap Pemicu Lonjakan Harga Bawang Putih Impor
Kenaikan harga bawang putih di pasar Indonesia dipicu oleh melonjaknya biaya logistik global serta depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
(WE Finance) 01/07/26 20:30 265643
Warta Ekonomi, Jakarta -Tekanan inflasi pada kelompok bahan makanan di pasar domestik tidak hanya bersumber dari kendala musim tani lokal. Ketergantungan terhadap pasokan impor membuat stabilitas harga bawang putih sangat rentan terhadap gejolak ekonomi internasional.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menuturkan andil bawang putih terhadap inflasi yang melonjak ini disinyalir lantaran nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) yang disebabkan pemenuhan kebutuhan melalui impor. Selain itu, bawang putih ini juga memberikan sumbangsih inflasi karena situasi konflik geopolitik yang berimbas pada biaya energi fosil untuk keperluan transportasi logistik.
"Kenaikan bawang putih ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya logistik dan juga adanya penguatan nilai tukar Dolar Amerika terhadap Rupiah," jelas Ateng dalam Konferensi Pers Berita Resmi Statistik (BRS), Rabu (1/7/2026).
Ateng menegaskan, pergerakan inflasi komoditas pangan impor ini sangat dipengaruhi oleh ongkos angkut jalur laut internasional. Selain itu, keperkasaan mata uang asing ikut menggelembungkan biaya tebus para importir.
Fenomena ini menuntut adanya pencermatan mendalam terhadap rantai pasok logistik luar negeri. Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau pun terkapar ikut menanggung beban andil kenaikan dari komoditas ini.
"Nah komoditi pada kelompok makanan minuman dan tembakau yang memberi andil inflasi ini terutama bawang merah andilnya 0,04%, bawang putih itu memberikan andil inflasi sebesar 0,03%, dan juga beras memberikan andil inflasi sebesar 0,02%," lanjut Ateng.
Ketergantungan pada pasokan impor menuntut pemerintah untuk segera mempercepat program substitusi pangan lokal. Selama nilai tukar Rupiah masih fluktuatif terhadap mata uang Dolar AS, maka label harga pangan impor di tingkat pedagang eceran akan terus membayangi daya beli masyarakat.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) dan pemerintah daerah untuk mempercepat pengembangan lahan bawang putih nasional guna mengurangi ketergantungan terhadap impor.
https://wartaekonomi.co.id/read620162/bps-ungkap-pemicu-lonjakan-harga-bawang-putih-impor