Pilah-pilih Aset Kripto Potensial Cuan Usai Pasar Dihantam Likuidasi Rp319 Triliun
Pasar kripto berupaya pulih usai likuidasi Rp319 triliun. Bitcoin, Ethereum, dan Solana tertekan, tapi AAVE, HBAR, dan FORM masih menunjukkan peluang rebound.
(Bisnis.Com) 14/10/25 14:46 2784
Bisnis.com, JAKARTA – Pasar kripto tengah berupaya bangkit setelah mengalami likuidasi terbesar sepanjang sejarah, yang menghapus sekitar Rp319 triliun nilai aset hanya dalam waktu 24 jam pada perdagangan Jumat (10/10/2025).
Saat itu, harga Bitcoin (BTC) memimpin koreksi terbesar mencapai 12% ke bawah US$113.000. BTC sendiri menanggung likuidasi sebesar US$5,34 miliar, diikuti Ethereum (ETH) US$4,39 miliar, dan Solana (SOL) US$2 miliar.
Praktisi dan pengamat pasar kripto, Desmond Wira menilai untuk sementara ini pasar kripto memang mulai rebound, tapi belum mampu kembali ke level sebelumnya. Sebelum terpangkas pada akhir pekan lalu, BTC sempat menyentuh all time high (ATH) di atas US$125.000.
"Pelaku pasar masih berhati-hati mengambil langkah. Kemungkinan situasi seperti ini akan terus terjadi selama ketidakpastian masih ada pada kondisi tarif China vs AS," ujar Desmond kepada Bisnis, Selasa (14/10/2025).
Pada perdagangan hari ini beberapa kripto berkapitalisasi pasar terbesar mayoritas sedang melemah. Berdasarkan coinmarketcap, dalam 24 jam terakhir harga BTC terpangkas 2,75% ke US$111.909, ETH susut 3,88% ke US$3.995, BNB terpangkas 9,82% ke US$1.200, atau SOL yang dalam 24 jam terakhir juga turun 0,08% ke US$196,40.
Meski demikian, sejumlah aset kripto terpantau ada yang bergerak naik. Misalnya, Tether (USDT) yang dalam 24 jam terakhir naik 0,03% ke US$1, atau USDC yang meningkat 0,01% ke US$0,99.
Desmond menilai ketidakpastian global juga membuat pasar kripto berisiko mengalami rotasi pasar, di mana para investor akan mengalihkan dana mereka ke aset yang lebih aman seperti emas. Apalagi, harga emas global pada perdagangan hari ini menyentuh level ATH di US$4.159,75 per troy ounce.
Kondisi ini menurut Desmond akan berlangsung cukup lama sampai AS dan China menetapkan kebijakan win-win solution mereka agar perseteruan dagang kedua negara adidaya ini tak mengguncang ekonomi dunia. Namun, menurutnya ada secercah harapan yang bisa menenangkan pasar, yaitu kebijakan moneter bank sentral AS.
"Sampai ketidakpastian mereda. Mungkin masih lama. Dengan kondisi Presiden AS yang moody, ekonomi global yang agak suram. Mungkin nanti ada sedikit sentimen positif kalau The Fed menurunkan suku bunga lagi atau ada deal antara AS dan China," tandasnya.
Sementara itu, Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur mencatat sejumlah aset kripto yang menguat meskipun pasar sedang dihantam likuidasi. Pertama ada AAVE yang dalam pembukaan perdagangan hari ini memperlihatkan sinyal pemulihan yang mulai matang setelah harga bertahan kuat di atas area support US$252, dengan target kenaikan menuju resistance US$269 atau sekitar 6,8%.
"Momentum beli masih terjaga, terlihat dari RSI 60 yang menandakan kekuatan tren tanpa tanda overbought, sementara MACD mulai bergerak di zona positif, memberi sinyal potensi lanjutan bullish swing," ujarnya dalam riset, Selasa (14/10/2025).
Pihaknya merekomendasikan AAVE dengan entry level di US$252,40, stop loss di US$245,52, dan target harga di US$269,72.
Berikutnya ada HBAR, yang dalam pembukaan perdagangan hari ini memperlihatkan tanda-tanda retest sehat setelah sempat rebound kuat dari zona support US$0,18, dengan potensi kenaikan menuju resistance US$0,20 atau sekitar 7,5%. Secara teknikal, indikator MACD masih berada di area positif, menandakan momentum beli belum hilang, sementara RSI 57 menunjukkan tenaga beli yang stabil tanpa sinyal jenuh.
Tokocrypto merekomendasikan HBAR dengan entry level di US$0,187, stop loss di US$0,182, dan target harga di US$0,202.
Aset kripto ketiga yang direkomendasikan adalah FORM. Pada pembukaan pasar, FORM memperlihatkan momentum rebound yang cukup agresif setelah menembus zona konsolidasi sempit di sekitar US$1,03–US$1,10, dengan potensi kenaikan menuju US$1,20 atau sekitar 17%.
"Indikator RSI yang kini di level 71 menandakan dorongan beli kuat, meskipun mulai mendekati area jenuh beli, sedangkan MACD masih menunjukkan arah positif dengan histogram hijau yang menebal," tandasnya.
Tokocrypto merekomendasikan HBAR dengan entry level di US$1,028, stop loss di US$0,973, dan target harga di US$1,205.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual aset kripto. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#bitcoin-koreksi #ethereum-likuidasi #solana-turun #tether-naik #usdc-meningkat #pasar-kripto-rebound #aset-kripto-potensial #ketidakpastian-global #harga-emas-ath #kebijakan-moneter-as #aave-sinyal-pe