IHSG Sesi Pertama Perdagangan Menguat Tipis ke Level 8.329,4
Di tengah kenaikan IHSG itu, aktivitas perdagangan sesi pertama kali ini berlangsung cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,2 triliun.
(Bisnis Tempo) 06/11/25 13:47 29711
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,13 persen pada sesi pertama perdagangan hari ini, Kamis, 6 November 2025. Kenaikan tersebut membuat IHSG siang ini berada di level 8.329,4.
"Sepanjang perdagangan sesi pertama, sebanyak 382 saham tercatat menguat, 279 saham melemah, dan 151 saham stagnan," tulis tim analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, dikutip dari keterangan tertulis hari ini.
Semual Sekuritas mencatat, aktivitas perdagangan sesi pertama kali ini berlangsung cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp 11,2 triliun. Sementara frekuensi perdagangan tercatat sekitar 1,4 juta kali, dan volume saham yang berpindah tangan sebanyak 149,8 juta lot.
Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 216,6 miliar. Dari sisi volume transaksi, saham NSSS, INET, dan BUMI menjadi yang paling banyak dibeli oleh investor asing, sementara BRMS, DEWA, dan GOTO menjadi yang paling banyak dilepas.
Dalam analisisnya, Samuel Sekuritas mencatat saham Bumi Resources Minerals (BRMS), yang baru masuk dalam daftar konstituen MSCI Global Standard Indexes, menjadi saham dengan frekuensi transaksi tertinggi di sesi pertama dengan 92.098 kali transaksi. Lalu disusul COIN dengan 63.787 transaksi dan BREN dengan 37.201 transaksi.
Sementara itu, dari sisi volume, saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan 10,7 juta lot, disusul BRMS sebesar 9,1 juta lot dan BUMI sebesar 8,3 juta lot.
Samuel Sekuritas juga mencatat, indeks sektor transportasi (IDXTRANS) memimpin penguatan dengan kenaikan 1,3 persen, diikuti sektor energi (IDXENERGY) yang juga naik 1,3 persen, serta sektor consumer siklikal (IDXCYCLIC) yang naik 0,8 persen. Sebaliknya, sektor industri dasar (IDXBASIC), sektor consumer non-siklikal (IDXNONCYC), dan sektor teknologi (IDXTECHNO) masing-masing melemah sebesar 0,3 persen.
Pada hari ini, Bursa Efek Indonesia juga kedatangan emiten baru, yaitu PT Pelayaran Jaya Hidup Baru (PJHB). Emiten ini bergerak di bidang jasa angkutan alat berat dan kontainer melalui laut.
Dalam peluncurannya, PJHB melepas 480 juta saham atau 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga penawaran Rp 330 per saham dan menyertakan Waran Seri I secara gratis dengan rasio 2:1.
Pada sesi perdananya, saham yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 267 kali ini langsung melesat ke batas auto reject atas (ARA) di level Rp 412 per saham, naik 24,8 persen.
Berikut lima saham yang masuk daftar top gainer sesi pertama hari ini (berdasarkan persentase kenaikan), yakni: LABA (naik 34,6 persen ke Rp 268 per saham)DFAM (naik 32,8 persen ke Rp 97 per saham) NTBK (naik 29 persen ke Rp 200 per saham) NIRO (naik 25 persen ke Rp 350 per saham)PJHB (naik 24,8 persen ke Rp 412 per saham)
Adapun lima saham yang masuk daftar top loser sesi pertama hari ini (berdasarkan persentase penurunan) adalah:XPTD (turun 15 persen ke Rp 426 per saham) BABY (turun 9,8 persen ke Rp 348 per saham) ATIC (turun 9,7 persen ke Rp 700 per saham)PTSP (turun 9,3 persen ke Rp 1.270 per saham)KICI (turun 8.4 persen ke Rp2 70 per saham).
Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
#ihsg #saham #samuel-sekuritas #kabar-pasar-modal
https://tempo.co/ekonomi/ihsg-sesi-pertama-perdagangan-menguat-tipis-ke-level-8-329-4-2086955