Arah Bisnis Terbarukan Futura Energy (FUTR) Usai Laba Meroket 444%

Arah Bisnis Terbarukan Futura Energy (FUTR) Usai Laba Meroket 444%

Futura Energy (FUTR) sukses meroketkan laba bersih 444% YoY hingga September 2025, berkat diversifikasi ke energi terbarukan, fokus pada tenaga surya dan geothermal.

(Bisnis.Com) 06/11/25 14:51 29798

Bisnis.com, JAKARTA – Diversifikasi bisnis ke energi bersih membawa PT Futura Energi Global Tbk. (FUTR) sukses membukukan lesatan laba bersih 444% year on year (YoY) per akhir September 2025.

Perusahaan yang sebelumnya bernama PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk. ini terpantau semakin mantap bertransformasi dari bisnis kreatif dan konsultasi menuju sektor energi baru terbarukan (EBT). Melansir keterbukaan informasi, perseroan memaparkan rencana strategis jangka panjang 2025 hingga 2030.

"Meningkatkan kapasitas energi baru terbarukan dalam 5 tahun ke depan dengan fokus pada tenaga surya dan geothermal (tenaga panas bumi), dan carbon credit sebagai bagian dari inovasi energi bersih," tulis manajemen FUTR dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (6/11/2025).

Terbaru, Futura Energi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) pada tanggal 21 Oktober 2025 dengan Zhejiang Energi PV-Tech Co., Ltd dan PT Hypec International terkait pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali sebesar 130 Megawatt (MW).

Sementara itu, pengendali baru perseroan, PT Aurora Dhana Nusantara telah memiliki aset pembangkit listrik panas bumi melalui anak usaha, yaitu PT Sejahtera Alam Energi (SAE). Saat ini, SAE telah memiliki perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) dengan kapasitas 220 MW dan nilai investasi sekitar USD$ 80 juta.

Dalam jangka panjang, pengendali baru perseroan juga berencana menjadikan Futura Energi sebagai holding energi baru terbarukan yang menggawangi proyek-proyek EBT melalui entitas anak usaha, PT Hexa Putra Mekanikal (HPM) dan PT Futura Energi Prima (FEP).

HPM merupakan perusahaan yang fokus pada EBT dan inisiatif efisiensi energi bersih seperti gasifikasi pembangkit listrik, power plant maintenance, inspection service dan construction. Sedangkan, FEP fokus pada EBT.

Berdasarkan laporan keuangan, Futura Energi per akhir September 2025 membukukan laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih mencapai Rp3,70 miliar. Angka tersebut melonjak 444,73% dibanding laba bersih perseroan pada periode yang sama 2024 sebesar Rp680,09 juta.

Padahal, pendapatan usaha perseroan dalam periode tersebut susut 46,51% secara year on year (YoY) menjadi Rp33,94 miliar. Namun, perusahaan di saat yang sama dapat menekan beban pokok pendapatan dari Rp54,85 miliar menjadi Rp22,17 miliar, atau terpangkas 59,59% secara YoY.

"Hal ini berkat efisiensi biaya dan pemilihan bisnis di sektor yang menghasilkan margin lebih besar," tulis perusahaan.

Adapun, bila pendapatan usaha Futura Energi dibedah, segmen perdagangan dan jasa penunjang konstruksi berkontribusi sebesar Rp31,95 miliar. Dari beban pokok pendapatan, segmen ini menyumbang Rp13,27 miliar. Dalam periode yang sama 2024, pos pendapatan dan beban dari segmen ini belum tercatat.

Sebaliknya, pendapatan dari segmen konsultasi, periklanan, gudang kreatif dan lainnya menyumbang pendapatan Rp2,27 miliar per kuartal III/2025, alias terpangkas 96,41% secara YoY. Sementara dari beban pokok pendapatan, segmen ini berkontribusi mencapai Rp4,59 miliar atau turun 90,01% secara YoY.

Sedangkan di lantai bursa, kinerja fundamental yang solid perseroan mendapat apresiasi pasar. Harga saham FUTR pada perdagangan intraday hari ini, Kamis (6/11/2025) pukul 11.16 WIB menguat 8,05% ke Rp805. Level harga ini mencerminkan lesatan 1.002,74% dalam tiga bulan terakhir.

Namun, harga FUTR tersebut mencerminkan tingkat price to earnings ratio (PER) dan price to book value ratio (PBVR) masing-masing 1.074,69 kali dan 24,15 kali.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#futura-energy #energi-terbarukan #laba-meroket #tenaga-surya #geothermal-indonesia #carbon-credit #pembangkit-listrik-tenaga-surya #energi-bersih #efisiensi-energi #power-purchase-agreement #investasi

https://market.bisnis.com/read/20251106/192/1926671/arah-bisnis-terbarukan-futura-energy-futr-usai-laba-meroket-444