Pemerintah Ungkap Rencana Penggabungan Grab-GoTo

Pemerintah Ungkap Rencana Penggabungan Grab-GoTo

Pemerintah membenarkan adanya rencana penggabungan Grab dan GoTo, yang kini menjadi pembahasan pemerintah.

(Kompas.com) 08/11/25 13:14 32121

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara mengenai kabar penggabungan dua raksasa teknologi yakni Grab dan GoTo (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk).

Prasetyo membenarkan adanya rencana penggabungan Grab dan GoTo, yang kini menjadi pembahasan pemerintah.

"Salah satunya," kata dia saat ditanya kebenaran isu penggabungan Grab dan GoTo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Dalam proses penggabungan tersebut, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) direncanakan akan terlibat.

Prasetyo bilang, bentuk konkret dari penggabungan itu, apakah dalam skema merger atau akuisisi, masih dalam tahap pembahasan. Ia hanya memastikan bahwa keduanya akan digabung.

"Kira-kira begitu (Danantara terlibat). Rencananya begitu (Grab dibeli Goto)," ungkapnya.

Kompas.com/Dian Erika Mensesneg Prasetyo Hadi usai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Ia menuturkan, tidak ada batas waktu (deadline) yang spesifik dalam rencana ini, meski begitu pemerintah akan bekerja secepatnya untuk menyelesaikan pembahasan tersebut.

"Enggak ada (deadline). Secepatnya kita kalau kerja kan secepatnya ya," kata Prasetyo.

Menurutnya, tujuan pemerintah terlibat dalam penggabungan kedua perusahaan layanan transportasi daring dan pesan-antar makanan ini, adalah untuk memastikan kelangsungan operasi kedua perusahaan.

Ia bilang, perusahaan ojek online (ojol) memberikan layanan yang sangat vital dan menciptakan banuak lapangan kerja, yang kini diakui sebagai pahlawan ekonomi yang menggerakkan roda perekonomian.

"Bagaimanapun perusahaan ini adalah pelayanan yang di situ tercipta tenaga kerja saudara-saudara kita, yang menjadi mitra itu jumlahnya cukup besar. Dan sekarang kita tersadar bahwa ojol adalah pahlawan ekonomi, menggerakkan ekonomi. Jadi tujuan utamanya arahnya ke situ," pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com. Download sekarang

#jakarta #merger-grab-dan-goto #penggabungan-grab-dan-goto

https://money.kompas.com/read/2025/11/08/131400126/pemerintah-ungkap-rencana-penggabungan-grab-goto