Saham GOTO Berpeluang Menguat di Tengah Rencana Merger dengan Grab

Saham GOTO Berpeluang Menguat di Tengah Rencana Merger dengan Grab

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali menjadi sorotan pasar modal menyusul kabar rencana penggabungan (merger) dengan Grab.

(Kompas.com) 10/11/25 13:38 33740

JAKARTA, KOMPAS.com - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali menjadi sorotan pasar modal menyusul kabar rencana penggabungan (merger) dengan PT Grab Teknologi Indonesia (Grab.

Merger GoTo dan Grab disebut telah dibahas di internal pemerintah pusat, bahkan dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto.

Rencana penggabungan dua perusahaan raksasa teknologi ini memunculkan optimisme baru di kalangan investor pasar modal terhadap prospek bisnis GOTO, terutama memperkuat posisi perusahaan di sektor ekonomi digital dan transportasi daring alias online.

SHUTTERSTOCK/MANG KELIN Ilustrasi ojek online Gojek. Mitra pengemudi ojol Gojek akan mendapatkan THR 2025 berupa bonus hari raya jika memenuhi syarat tertentu.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan penguatan harga saham GOTO saat ini masih sejalan dengan analisis teknikal yang sebelumnya disampaikan.

Ia memperkirakan harga saham GOTO berpotensi menguji rata-rata pergerakan (MA) 200 di level Rp 68 per saham, yang menjadi titik penting untuk menentukan arah pergerakan berikutnya.

“Penguatan GOTO masih cenderung in line dengan analisis teknikal yang kami sampaikan pada 28 Oktober (2025) lalu, dimana area konsolidasi sudah tertembus dan diperkirakan masih berpeluang menguat. Saat ini, posisi GOTO kami perkirakan berpeluang menguji MA200 di level 68,” ujar Herditya saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/11/2025).

Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai momentum merger telah memberikan dorongan sentimen positif terhadap saham GOTO. Ia merekomendasikan accumulative buy untuk saham GOTO dengan target harga (TP) Rp 74.

Menurutnya, kenaikan harga saham GOTO dalam beberapa hari terakhir merupakan refleksi dari ekspektasi pasar terhadap potensi sinergi besar antara dua entitas digital tersebut.

SHUTTERSTOCK/TY LIM Ilustrasi Grab yang dikabarkan akan merger dengan Gojek Tokopedia (GOTO).
“Ini kenaikan harga saham GOTO itu sudah direfleksikan ya. Dari adanya dinamika rencana merger antara Grab dengan GOTO ya, Grab Holdings itu ya, itu sudah mendapatkan konfirmasi langsung dari saham negara. Berarti sebenarnya itu proses merger-nya itu sudah pernah dibahas dalam pertemuan bersama presiden. Nah, seperti itu ya kan,” ucapnya kepada Kompas.com Senin ini.

Saat ini proses merger GOTO dan Grab masih dalam tahap kajian mendalam, terutama terkait dengan bentuk dan skema penggabungan usaha.

Meski demikian, kabar pembahasan tersebut telah mencapai level strategis menunjukkan keseriusan kedua perusahaan untuk memperkuat posisi mereka di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

“Karena memang kebenarannya ada. Kebenarannya itu seperti ini, bahwa terdapat pembahasan yang serius antara GOTO dengan Grab misalnya ya, atau Grab dengan GOTO, tentu dalam hal merger, ya kan? Tapi memang prosesnya masih dikaji, begitu kan?” papar Nafan.

Jika merger benar-benar terwujud, penggabungan antara GOTO dan Grab berpotensi menciptakan entitas teknologi besar dengan sinergi yang meliputi layanan transportasi daring, pembayaran digital, hingga e-commerce.

Para pelaku pasar kini menaruh perhatian besar pada perkembangan rencana merger. Mereka menantikan kejelasan mengenai seperti apa bentuk kerja sama strategis itu akan diwujudkan dan kapan realisasinya akan dimulai.

Harapannya, proses kajian yang sedang berlangsung dapat segera menghasilkan keputusan konkret dengan target waktu yang jelas, mengingat penggabungan dua perusahaan besar di sektor ekonomi digital ini berpotensi membawa dampak signifikan terhadap industri teknologi dan pasar modal Indonesia.

“Jadi sebenarnya itu para pelaku pasar juga menantikan terkait dengan proses mergernya itu seperti apa? dan juga berharap sekali bahwasannya rencana strategis tersebut juga bisa harus segera direalisasikan. Karena yang namanya proses yang dikaji tersebut pasti juga harus ada penentuan target waktunya dalam hal merger di antara kedua perusahaan raksasa ekonomi tersebut,” paparnya.

Kompas.com/Dian Erika Mensesneg Prasetyo Hadi usai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, sebelumnya mengaku bahwa merger Grab dan GoTo kini menjadi pembahasan pemerintah.

"Salah satunya," kata dia saat ditanya kebenaran isu penggabungan Grab dan GoTo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Dalam proses penggabungan tersebut, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) direncanakan akan terlibat.

Prasetyo mencatat, bentuk konkret dari penggabungan itu, apakah dalam skema merger atau akuisisi, masih dalam tahap pembahasan. Ia hanya memastikan bahwa keduanya akan digabung.

“Kira-kira begitu (Danantara terlibat). Rencananya begitu (Grab dibeli Goto)," ungkapnya.

Ia menuturkan, tidak ada batas waktu (deadline) yang spesifik dalam rencana ini, meski begitu pemerintah akan bekerja secepatnya untuk menyelesaikan pembahasan tersebut.

"Enggak ada (deadline). Secepatnya kita kalau kerja kan secepatnya ya," kata Prasetyo.

Menurutnya, tujuan pemerintah terlibat dalam penggabungan kedua perusahaan layanan transportasi daring dan pesan-antar makanan ini, adalah untuk memastikan kelangsungan operasi kedua perusahaan.

Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com. Download sekarang

#goto #harga-saham-goto #saham-goto #merger-grab-dan-goto #merger-goto-dan-grab

https://money.kompas.com/read/2025/11/10/133800526/saham-goto-berpeluang-menguat-di-tengah-rencana-merger-dengan-grab