Keyakinan Konsumen Naik, Prospek Emiten Konsumer ICBP, MYOR Cs Kian Manis

Keyakinan Konsumen Naik, Prospek Emiten Konsumer ICBP, MYOR Cs Kian Manis

Indeks Keyakinan Konsumen naik ke 121,2 pada Oktober 2025, memicu optimisme kinerja emiten konsumer seperti ICBP dan MYOR hingga 2026.

(Bisnis.Com) 11/11/25 18:00 35453

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencatatkan kenaikan pada Oktober 2025, dinilai oleh sejumlah analis mampu menjadi sinyal perbaikan kinerja emiten-emiten konsumer Tanah Air. Alhasil, sejumlah analis memprediksi, emiten konsumer pada akhir tahun akan mampu mencatatkan kinerja yang positif.

Adapun IKK menunjukkan kenaikan 6,2 basis poin (bps), dari 115 pada September 2025 menjadi 121,2 pada Oktober 2025. Kenaikan ini mengakhiri penyusutan IKK yang terjadi dalam dua bulan sebelumnya secara beruntun.

Sebagai informasi, IKK menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mereka terhadap masa depan. IKK merupakan indikator yang dapat digunakan untuk memprediksi perkembangan konsumsi dan tabungan rumah tangga. IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya indeks kepercayaan konsumen pada Oktober 2025 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.

Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia, menegaskan bahwa kenaikan IKK ke level 121,2 telah menjadi sinyal yang mengonfirmasi perbaikan sentimen daya beli di masyarakat pada Oktober 2025.

“IKK yang naik mengonfirmasi perbaikan sentimen belanja di atas September, selaras dengan kondisi makroekonomi yang membaik, seperti GDP kuartal III yang kuat, PMI ekspansif, surplus dagang beruntun, sehingga mendukung run-rate penjualan di kuartal IV/2025,” katanya saat dihubungi, Selasa (11/11/2025).

Bahkan, Liza menilai, sejumlah data ekonomi yang positif, seperti inflasi yang terjaga, hingga upah riil yang membaik, mampu memberikan dorongan positif terhadap kinerja emiten konsumer hingga 2026. Terutama, menurut Liza, bagi emiten-emitenconsumer staples.

Sementara itu, Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi, menilai tren perbaikan daya beli masyarakat masih akan berlanjut hingga 2026. Artinya, perbaikan IKK Oktober 2025, dinilai mampu menjadi sinyal perbaikan kondisi konsumsi masyarakat secara jangka panjang.

“Meski ada efek musiman, tren ini masih bisa berlanjut ke tahun depan, karena didukung oleh inflasi yang terkendali dan suku bunga yang rendah. Permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama ekonomi tahun depan,” katanya, Selasa (11/11/2025).

Senada, Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan, menilai bahwa membaiknya IKK di atas level 120, menjadi indikasi bahwa sektor konsumsi domestik mulai mencatatkan perbaikan kinerja dari posisinya pada paruh pertama 2025.

Ekky menilai, kombinasi kebijakan fiskal dan moneter belakangan, seperti suntikan likuiditas ke perbankan, penurunan suku bunga, hingga berbagai stimulus pemerintah telah mampu mendorong konsumsi di masyarakat.

“Karena itu, kondisi ini bisa menjadi katalis positif bagi kinerja emiten-emiten sektor konsumer pada kuartal IV 2025, terutama bagi perusahaan dengan produkmass marketdan distribusi kuat,” katanya, Selasa (11/11/2025).

Meskipun begitu, Ekky mewanti-wanti ihwal potensi pelemahan sektor konsumer di luar kemampuan daya beli masyarakat domestik, seperti fluktuasi harga bahan baku impor, hingga pelemahan rupiah yang dinilai masih berpotensi menekan margin emiten yang bergantung pada impor bahan baku.

Belum lagi, kompetisi yang kian ketat di sektor FMCG dan ritel modern juga disebut bakal mendorong perusahaan-perusahaan di sektor konsumer untuk terus berinovasi dan menjaga efisiensi operasional.

“Emiten yang tidak adaptif dalam menghadapi perubahan preferensi konsumen maupun efisiensi biaya kemungkinan akan tertinggal di tengah dinamika pasar yang cepat berubah,” katanya.

Di dalam kondisi saat ini, Ekky merekomendasikan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dengan target harga Rp11.000–Rp11.500. Sementara itu, KISI Sekuritas merekomendasikan saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) dengan target harga Rp2.200, PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) dengan target harga Rp3.000, dan ICBP dengan target harga Rp13.000.

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#keyakinan-konsumen #indeks-keyakinan-konsumen #emiten-konsumer #prospek-emiten-konsumer #icbp-saham #myor-saham #amrt-saham #daya-beli-masyarakat #inflasi-terkendali #suku-bunga-rendah #konsumsi-domes

https://market.bisnis.com/read/20251111/189/1927979/keyakinan-konsumen-naik-prospek-emiten-konsumer-icbp-myor-cs-kian-manis