Himbara dan Emiten BUMN Kompak Gelar RUPSLB Jelang Tutup Tahun, Ada Apa?

Himbara dan Emiten BUMN Kompak Gelar RUPSLB Jelang Tutup Tahun, Ada Apa?

Himbara dan puluhan BUMN akan menggelar RUPSLB akhir tahun ini untuk meresmikan pengalihan saham ke Danantara, menandai restrukturisasi aset negara.

(Bisnis.Com) 12/11/25 04:55 35764

Bisnis.com, JAKARTA – Himpunan Bank Milik Negara alias Himbara hingga sejumlah perusahaan pelat merah lain dikabarkan bakal kompak menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu berdekatan pada akhir tahun ini.

Gelombang RUPSLB serentak ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan sumber Bisnis, agenda utama di sejumlah BUMN termasuk perbankan yaitu penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST) atas pengalihan saham pemerintah dari Kementerian BUMN ke Danantara.

“Itu salah satu agenda utamanya, pengalihan saham dari Kementerian BUMN ke Danantara,” ujar sumber Bisnis, Selasa (11/11/2025).

Memang proses pengalihan saham sebenarnya telah dimulai sejak RUPS Tahunan sebelumnya. Namun, katanya, ketentuan formal mewajibkan adanya persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB.

Oleh karena itu agenda tersebut pada dasarnya bersifat formalitas dan seremonial. Meski begitu, kata sumber tersebut, pemerintah masih dimungkinkan menambahkan agenda lain karena aturan RUPSLB memperbolehkan adanya penambahan mata acara.

Adapun, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang telah resmi menjadwalkan RUPSLB pada 17 Desember 2025.

Manajemen BRI menyebutkan, pemanggilan rapat akan dilakukan pada 25 November 2025, melalui situs resmi Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Bursa Efek Indonesia (BEI), serta laman perseroan. Adapun pemegang saham yang tercatat hingga 24 November pukul 17.00 WIB berhak hadir dan memberikan suara dalam rapat tersebut.

Sementara itu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang juga akan melangsungkan RUPSLB pada 15 November 2025 pukul 14.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB.

Sumber itu juga menyebutkan, sekitar puluhan perusahaan pelat merah yang dulu dibawahi oleh BUMN terutama yang berstatus Tbk. akan menjalani proses serupa, baik serentak maupun bertahap. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran aset negara di bawah Danantara, entitas superholding yang dibentuk pemerintah.

Mengenai hal ini, Bisnis telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Danantara terkait hal tersebut.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengesahkan Danantara di Istana Merdeka, Senin (24/2/2025). Peresmian tersebut ditandai saat Presiden Prabowo menandatangani Undang-undang No 1 Tahun 2025 tentang Perubahan ketiga atas UU No 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Peraturan Pemerintah No 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Investasi Danantara.

Sejalan dengan itu, Advisor Banking & Finance Development Center, Moch Amin Nurdin, menilai proses RUPSLB kali ini merupakan bentuk penegasan simbolik atas transisi yang telah berlangsung sejak 2024.

“Jadi seharusnya ini hanya simbolik dan seremonial untuk menegaskan bahwa saat ini semua BUMN, kecuali perum, sudah di bawah Danantara. Jumlahnya ratusan, termasuk anak dan cucu perusahaannya,” ungkap Amin kepada Bisnis.

Meski begitu, dia menilai tantangan Danantara masih besar, terutama dalam memastikan efektivitas pengawasan dan tata kelola. Ribuan entitas di bawah naungan holding membuat pengawasan kinerja keuangan dan operasional menjadi pekerjaan besar.

“PR-nya itu justru di pengawasan. Jangan hanya holding-nya yang diawasi, tapi juga anak dan cucu perusahaannya. Jangan digampangkan,” kata Amin.

Dia menambahkan, dalam era baru ini tidak akan ada lagi ruang untuk window dressing laporan keuangan, maupun pemberian tantiem bagi direksi-komisaris yang kinerjanya tidak mencerminkan perbaikan nyata.

“Transformasi budaya kerja dan digitalisasi itu belum sampai 50%. Jadi ini masih panjang,” ujarnya.

Rangkaian RUPSLB yang akan digelar serentak ini menandai tahap lanjutan transformasi ekosistem BUMN pascapembentukan Danantara. Pemerintah ingin memastikan proses pengalihan aset, tata kelola, serta mekanisme pelaporan sesuai prinsip korporasi yang sehat dan transparan.

Dengan kata lain, gelombang rapat pemegang saham ini bukan sekadar rutinitas akhir tahun, melainkan tanda babak baru pengelolaan kekayaan negara di bawah Danantara.

#himbara-rupslb #bumn-rupslb #pengalihan-saham #danantara-bumn #rupslb-akhir-tahun #bri-rupslb #bni-rupslb #restrukturisasi-bumn #danantara-superholding #prabowo-danantara #transformasi-bumn #pengawasa

https://market.bisnis.com/read/20251112/192/1928057/himbara-dan-emiten-bumn-kompak-gelar-rupslb-jelang-tutup-tahun-ada-apa