Live Now! Ketua LPS Buka-bukaan Soal Proyeksi Ekonomi & Perbankan

Live Now! Ketua LPS Buka-bukaan Soal Proyeksi Ekonomi & Perbankan

Kondisi ekonomi global masih tidak pasti. Pemerintah RI berupaya meningkatkan pertumbuhan dengan menaruh Rp 200 triliun di bank. Simak ulasan CNBC Indonesia.

(CNBC Indonesia) 14/11/25 13:26 38490

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi ekonomi dunia saat ini masih dipenuhi ketidakpastian. Meski penutupan pemerintahan di Amerika Serikat telah berakhir, namun arah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed juga masih menjadi sesuatu yang dicermati para pelaku pasar keuangan dan pengambil kebijakan ekonomi di berbagai negara.

Dan di dalam negeri, saat ini Pemerintah Ri telah melakukan berbagai manuver untuk memacu pertumbuhan ekonomi di dalam negeri dan meningkatkan daya beli masyarakat, salah satunya dengan menaruh dana senilai Rp 200 triliun di bank-bank milik negara.

Terkait berbagai fenomena tersebut, CNBC Indonesia akan mengulas lebih detil terkait risiko yang berpotensi ditransfer dari ketidakpastian ekonomi makro global ke perbankan di Indonesia serta evaluasi kondisi likuiditas di perbankan RI bersama Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu dalam segmen khusus Money Talks, di program Power Lunch pada Jumat, 14 November 2025.




(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

#ekonomi-dunia #ketidakpastian-ekonomi #the-fed #pertumbuhan-ekonomi #daya-beli-masyarakat #lembaga-penjamin-simpanan #cnbc-indonesia #anggito-abimanyu #program-power-lunch #likuiditas-perbankan

https://www.cnbcindonesia.com/news/20251114132606-4-685257/live-now-ketua-lps-buka-bukaan-soal-proyeksi-ekonomi-perbankan