Total Kekayaan 100 Orang Terkaya di China Tembus US$1,35 Triliun, Zhong Shanshan Memimpin

Total Kekayaan 100 Orang Terkaya di China Tembus US$1,35 Triliun, Zhong Shanshan Memimpin

Kekayaan 100 orang terkaya di China naik jadi US$1,35 triliun. Zhong Shanshan memimpin dengan US$77,1 miliar. AI dan pasar saham jadi pendorong utama.

(Bisnis.Com) 17/11/25 13:45 40503

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar saham China masih terus bergejolak. Di samping adanya dorongan dari ledakan AI dan harapan akan lebih banyak langkah stimulus dari pemerintah, ada pula kendala dari ekonomi yang lesu dan dampak perang dagang dengan AS.

Mengutip Forbes, Indeks acuan CSI 300 melonjak 15% dalam setahun sampai dengan November 2025, meningkatkan kekayaan kolektif 100 orang terkaya di China menjadi US$1,35 triliun dari US$1,03 triliun tahun lalu.

Dua pertiga dari mereka yang ada dalam daftar ini lebih kaya sepanjang tahun ini. Termasuk Zhong Shanshan, pendiri Nongfu Spring, yang tetap berada di posisi pertama selama lima tahun berturut-turut.

Zhong menjadi peraih keuntungan terbesar dalam dolar AS, melihat kekayaannya meningkat sebesar US$26,3 miliar menjadi US$77,1 miliar karena raksasa air dan minuman itu melaporkan pertumbuhan dua digit baik dalam laba bersih maupun pendapatan untuk enam bulan pertama tahun 2025.

Selanjutnya, salah satu pendiri ByteDance, Zhang Yiming, naik satu peringkat ke posisi kedua setelah kekayaannya bertambah US$23,7 miliar sehingga kekayaan bersihnya menjadi US$69,3 miliar.

Sebagai penangguhan hukuman bagi ByteDance, aplikasi video pendek TikTok-nya menangkal potensi penutupan di AS, setelah Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif pada September untuk perusahaan patungan baru, yang mayoritas dimiliki oleh investor Amerika, untuk mengawasi platform media sosial populer tersebut.

Selanjutnya, meskipun kekayaannya meningkat lebih dari sepertiga menjadi US$62,8 miliar, Ma Huateng, ketua Tencent Holdings, merosot ke posisi ke-3.

Saham raksasa internet tersebut, yang telah berinvestasi dalam AI, melonjak lebih dari 40% tahun lalu karena meningkatnya penjualan game daring dan meningkatnya iklan di aplikasi supernya Weixin, yang lebih dikenal sebagai WeChat di luar negeri.

Ada pula yang masuk dalam daftar terkaya karena kegilaan global terhadap boneka Labubu. Hal itu menjadikan pendiri Pop Mart International Group, Wang Ning, sebagai peraih keuntungan terbesar secara persentase. Kekayaan maestro mainan ini melonjak lebih dari empat kali lipat dibandingkan tahun lalu menjadi US$22,2 miliar.

Kemudian, Chairman dan CEO Cambricon Technologies, Chen Tianshi, hampir melipatgandakan kekayaan bersihnya menjadi US$21 miliar. Dijuluki Nvidia-nya China, produsen cip AI ini pada bulan Agustus melaporkan laba bersih semester pertamanya sebesar US$140 juta sejak IPO tahun 2020.

Selanjutnya, yang terkaya dari delapan pendatang baru tahun ini adalah Liang Wenfeng, pendiri DeepSeek, yang muncul di peringkat ke-34 dengan kekayaan bersih US$11,5 miliar. Perusahaan AI lokal ini menggebrak dunia dengan meluncurkan model AI hemat biaya pada Januari, yang membuat saham teknologi China melonjak.

Di tengah booming AI global, Zhou Chaonan, pendiri operator pusat data Range Intelligent Computing Technology Group, turut memulai debutnya di peringkat ke-85 dengan kekayaan US$5,3 miliar.

Selain itu, enam taipan kembali ke jajaran setelah sebelumnya turun, termasuk Qian Dongqi, pendiri produsen robot penyedot debu Ecovacs Robotics, yang laba bersihnya pada paruh pertama tahun ini melonjak lebih dari 60% menjadi US$138 juta karena penjualan peralatan rumah tangganya yang lebih tinggi.

Dalam penurunan kekayaan terbesar tahun ini baik dalam dolar maupun persentase, kekayaan ketua dan CEO Meituan Wang Xing menyusut sebesar US$6,2 miliar, atau lebih dari 42%, menjadi US$8,4 miliar karena perang harga dengan Alibaba dan JD.com menghantam laba raksasa pengiriman makanan tersebut.

Di antara 14 orang yang masuk dalam daftar, ada pula yang harus terdepak dari daftar 100 orang terkaya China. Dia adalah Wang Jianlin, ketua Dalian Wanda Group dan pernah menjadi orang terkaya di China.

Setelah konglomerat propertinya telah menjual aset-asetnya di tengah krisis likuiditas. Hal itu membuat kekayaan bersihnya menyusut menjadi US$4,2 miliar.

Dia terdepak dari daftar 100 orang terkaya yang kini punya batas minimum US$4,6 miliar, naik dari US$3,9 miliar tahun lalu.

#china-orang-terkaya #kekayaan-china #zhong-shanshan #forbes-china #bytedance-zhang-yiming #ma-huateng-tencent #pop-mart-wang-ning #cambricon-chen-tianshi #liang-wenfeng-deepseek #range-intelligent-zho

https://entrepreneur.bisnis.com/read/20251117/265/1929377/total-kekayaan-100-orang-terkaya-di-china-tembus-us135-triliun-zhong-shanshan-memimpin