Wall Street Ditutup Variatif, Pasar Nantikan Rilis Kinerja Nvidia
Wall Street ditutup variatif jelang rilis kinerja Nvidia. Dow turun 0,12%, S&P 500 naik 0,22%, Nasdaq naik 0,42%. Investor waspadai dampak AI dan kebijakan The Fed.
(Bisnis.Com) 20/11/25 05:12 43919
Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Amerika Serikat bergerak variatif pada perdagangan Rabu (19/11/2025) waktu setempat menjelang rilis kinerja kuartalan Nvidia.
Melansir Reuters pada Kamis (20/11/2025) Dow Jones Industrial Average turun 53,77 poin atau 0,12% ke 46.038,42. Kemudian, indeks S&P 500 naik 14,54 poin atau 0,22% menjadi 6.631,86, sedangkan Nasdaq Composite menguat 95,36 poin atau 0,42% ke 22.527,61.
Kenaikan indeks terpangkas setelah risalah pertemuan Federal Reserve terbaru menunjukkan kehati-hatian para pembuat kebijakan terhadap penurunan biaya pinjaman, yang dinilai dapat melemahkan upaya memerangi inflasi.
The Fed memangkas suku bunga seperempat poin persentase pada pertemuan September dan Oktober 2025.
Kekhawatiran terhadap melambatnya pasar tenaga kerja juga membayangi menjelang rilis laporan pekerjaan AS untuk September pada Kamis. Laporan itu sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan terlama dalam sejarah AS.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) menyatakan tidak akan merilis data ketenagakerjaan Oktober dan akan menggabungkan data nonfarm payroll terkait dengan laporan November 2025.
“Banyak hal telah berubah sejak pertemuan terakhir The Fed, tetapi tampaknya perbedaan terbesar di antara para pejabat adalah soal waktu langkah selanjutnya, bukan besarannya atau arahnya,” ujar Kepala Ekonom Annex Wealth Management, Brian Jacobsen.
Saham Nvidia naik 1,7%, dengan laporan laba perseroan dipandang sebagai ujian bagi reli pasar yang digerakkan oleh euforia kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan telah membawa indeks ke rekor tertinggi sepanjang tahun ini.
Senior Portfolio Strategist Ingalls & Snyder, Tim Ghriskey, mengatakan bahwa saham tersebut nyaris dipastikan bergerak volatil setelah laporan keuangan dirilis.
“Ketika Anda menjadi perusahaan terbesar, anda berada di sorotan, dan sering kali pergerakan jangka pendek saham tidak masuk akal,” ujarnya.
Investor juga mengkhawatirkan bagaimana perusahaan dapat menghasilkan keuntungan dari investasi besar-besaran mereka di sektor AI.
Data opsi dari Option Research & Technology Services (ORATS) menunjukkan potensi pergerakan harga sekitar 7% ke salah satu arah untuk saham Nvidia setelah laporan kinerjanya dirilis.
#wall-street #pasar-saham #kinerja-nvidia #bursa-amerika #dow-jones #s-amp-p-500 #nasdaq-composite #federal-reserve #suku-bunga #pasar-tenaga-kerja #laporan-pekerjaan #nonfarm-payroll #saham-nvidia #ke