MRT Jakarta Minta Maaf, Gangguan Operasional Bikin Layanan Terhenti Sementara
MRT Jakarta minta maaf atas gangguan operasional yang menghentikan layanan sementara. Tim teknis sedang menangani masalah ini, dan info terbaru akan diumumkan.
(Bisnis.Com) 20/11/25 12:10 44291
Bisnis.com, JAKARTA — PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi pada hari ini.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Saat ini tim operasional dan teknis MRT Jakarta sedang melakukan penanganan untuk memastikan layanan dapat kembali berjalan normal sesegera mungkin,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/11/2025).
Informasi perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala melalui kanal informasi resmi MRT Jakarta. Pihak MRT pun belum menjelaskan penyebab gangguan yang terjadi dan estimasi penyelesaiannya.
Adapun, layanan operasional MRT terpantau berhenti pada sekitar pukul 10.30 WIB. Alhasil, rangkaian MRT terpaksa tak dapat melayani penumpang.
Warganet pun mengeluh di media sosial X, karena hal tersebut mengganggu kegiatan mereka pada hari ini.
“MRT mati di Dukuh Atas… Hufff @mrtjakarta,” tulis @ajengwardani.
“Eh iya ini kenapa sii [MRT], ditanya kapan selesainya kok belum ada estimasinya yaa,” tulis @GreykostKukusan.
“Bisa mati juga ternyata si @mrtjakarta,” tulis @d_shinode.
Adapun, PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatatkan 4.487.284 pelanggan menggunakan layanan transportasi publik berbasis kereta tersebut sepanjang Oktober 2025.
Pada hari kerja Senin-Jumat selama Oktober 2025, angka keterangkutan (ridership) mencapai 157.977 pelanggan per hari dan pada akhir pekan (weekend) mencapai 106.727 pelanggan.
Dari total angka keterangkutan, lanjutnya, 771.000 lebih pelanggan tercatat di Stasiun Dukuh Atas BNI, diikuti oleh Stasiun Lebak Bulus sebesar lebih dari 473.000 pelanggan, Stasiun Blok M BCA sekitar 461.000 pelanggan, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dengan 456.000 pelanggan, dan Stasiun Istora Mandiri dengan 384.000 pelanggan.
Belum lama ini, gangguan operasional kereta juga terjadi pada rangkaian LRT Jabodebek pada Sabtu (25/10/2025) lalu.
Gangguan terjadi pada sistem third rail yang berfungsi sebagai penyuplai listrik bagi kereta, membuat seluruh perjalanan LRT Jabodebek tidak dapat dioperasikan. Bahkan, terdapat 5 rangkaian (trainset) LRT Jabodebek yang terpaksa berhenti di petak jalur.
Evakuasi pun dilakukan melalui walkway alias berjalan menyusuri rel menuju stasiun terdekat, yaitu Stasiun Kuningan, Halim, Cawang, Kampung Rambutan, dan Bekasi Barat. Pada pukul 10.06 WIB seluruh pengguna yang berada pada rangkaian LRT Jabodebek yang terhenti di petak jalur telah dievakuasi.
#mrt-jakarta #gangguan-operasional #layanan-terhenti #permohonan-maaf #pelanggan-mrt #informasi-resmi #penyebab-gangguan #estimasi-penyelesaian #media-sosial-mrt #mrt-dukuh-atas #ridership-mrt #stasiun