Pendaki yang Terjebak di Ranu Kumbolo Saat Erupsi Semeru Berhasil Dievakuasi

Pendaki yang Terjebak di Ranu Kumbolo Saat Erupsi Semeru Berhasil Dievakuasi

Pendaki di Ranu Kumbolo berhasil dievakuasi setelah erupsi Semeru. Proses evakuasi dilakukan dalam tiga kloter, semua selamat tiba di Ranupani.

(Bisnis.Com) 20/11/25 19:44 44952

Bisnis.com, SURABAYA — Para pendaki beserta petugas terkait, yang sempat tertahan di kawasan Ranu Kumbolo saat peristiwa erupsi Gunung Semeru, akhirnya telah berhasil dievakuasi sepenuhnya.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha menerangkan bahwa proses evakuasi dilakukan dalam tiga kloter serta dalam pengawalan langsung oleh petugas TNBTS dan Tim Rescue Gabungan.

Rudijanta menyatakan bahwa seluruh pendaki dan petugas terkait telah sampai di kawasan Ranupani, pada Kamis (20/11) sore, dalam keadaan aman dan selamat.

“Ini jam 15.48 WIB, saya bersama rekan-rekan pendaki yang terakhir dievakuasi di Ranupani,” ucap Rudijanta, Kamis (20/11/2025).

Dirinya juga membeberkan, rangkaian proses evakuasi dilakukan dari Ranu Kumbolo menuju Ranupani, yang merupakan jalur pendakian resmi Gunung Semeru. Kloter terakhir tercatat telah tiba di Ranupani pada pukul 14.30 WIB.

“Jam 14.30 WIB, kloter terakhir dari Ranu Kumbolo sudah sampai Ranupani. Sekarang semuanya sudah full, sudah sampai Ranupani, dan selamat,” tegasnya.

Sementara itu, seorang pendaki bernama Afas juga turut menyampaikan pengalamannya usai menjalani perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Ranupani. Meski sempat mengalami kondisi darurat, ia mengaku tidak merasakan ketakutan, dan malah ingin kembali mendaki bila situasi Semeru sudah kembali kondusif.

“Tidak kapok, kita malah pengen kembali lagi ke Ranu Kumbolo,” tegas Afas.

Diberitakan sebelumnya, dikabarkan sebanyak 187 orang pendaki serta petugas terkait dilaporkan terjebak di kaki Gunung Semeru, tepatnya di Ranu Kumbolo, ketika erupsi terjadi, Rabu (19/11) sore.

“Pada saat tersebut telah terdapat 137 pengunjung yang telah menuju Ranu Kumbolo hingga kloter terakhir tiba di Ranu Kumbolo pada sekitar pukul 17.00 WIB. Selain pendaki, terdapat petugas, pemandu, porter dan tim Kemenpar, sehingga total yang di Ranu Kumbolo berjumlah 187 orang,” ucap Rudijanta, Kamis (20/11/2025).

Sebanyak 187 orang tersebut sempat terjebak di Ranu Kumbolo, sejak Rabu (19/11) kemarin. Rudijanta menjelaskan, kondisi cuaca yang hujan dan medan yang gelap tidak memungkinkan ratusan orang itu untuk kembali ke Ranupani kemarin.

“Mempertimbangkan hal tersebut di atas dan kondisi cuaca saat itu hujan dan sudah mulai gelap maka pendaki dan rombongan yang ada diminta tetap tinggal di Ranu Kumbolo,” kata dia.

Meski demikian, Rudijanta mengatakan area Ranu Kumbolo dipastikan aman dan tidak terdampak erupsi atau awan panas guguran (APG) Gunung Semeru.

“Arah lontaran erupsi mengarah ke selatan dan tenggara sementara Ranu Kumbolo berada di sebelah Utara. Berdasarkan pengalaman yang ada kondisi ini membuat Ranu Kumbolo tidak terdampak oleh erupsi Gunung Semeru," pungkasnya.

#pendaki-terjebak #evakuasi-ranu-kumbolo #erupsi-semeru #gunung-semeru #taman-nasional-bromo-tengger-semeru #proses-evakuasi #kloter-evakuasi #ranupani #jalur-pendakian-semeru #kondisi-darurat-pendaki #n-a

https://surabaya.bisnis.com/read/20251120/531/1930488/pendaki-yang-terjebak-di-ranu-kumbolo-saat-erupsi-semeru-berhasil-dievakuasi