Lahan Kritis 800 Ribu Ha, Kadishut Jabar Apresiasi Aksi Tanam Pohon Bisnis Indonesia

Lahan Kritis 800 Ribu Ha, Kadishut Jabar Apresiasi Aksi Tanam Pohon Bisnis Indonesia

Kadishut Jabar apresiasi aksi tanam pohon Bisnis Indonesia di Sumedang untuk atasi 800 ribu hektar lahan kritis di Jawa Barat.

(Bisnis.Com) 21/11/25 15:30 45746

Bisnis.com, BANDUNG – Kondisi lahan kritis di Jawa Barat sudah dalam tahap mengkhawatirkan dan butuh penanganan kolaboratif semua pihak. Dinas Kehutanan Jabar mencatat dari cakupan 3 juta lahan, sebanyak 800 ribu hektar saat ini masuk dalam kategori lahan kritis
Kadishut Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana mengatakan untuk mengurangi lahan kritis tersebut pihaknya terus mengampanyekan program rehabilitasi dan penanaman pohon. Kegiatan penanaman pohon dilakukan di berbagai daerah di Jabar oleh para petugas lapangan Dishut bersama dengan komunitas dan warga sekitar.
"Agar semangat untuk mencintai lingkungan, menjaga alam, leuweung, itu bisa ditularkan, diwariskan kepada generasi selanjutnya," katanya di aksi tanam pohon Bisnis Indonesia perwakilan Jawa Barat bertajuk "Miara Jagat Aksi Merawat Masa Depan" di Teras Gunung Geulis, Desa Jatiroke, Jatinangor, Sumedang, Jumat (21/11/2025).
Bukan hanya di lahan-lahan kritis, kampanye penanaman pohon juga dilakukan di wilayah perkotaan, seperti di sekolah atau perkantoran. Hal itu terus dilakukan untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus mencegah bencana.
"Akibatnya kan bisa kita rasakan, misalnya banjir, longsor, karena banyak kegiatan manusia yang menggunakan teknologi. Kecepatan pembangunan kan tinggi, maka alam akan bereaksi dengan perubahan, yang didefinisikan oleh manusia sebagai bencana," katanya.
Dodit mengatakan lahan kritis yang mencapai 800.000 hektare itu tidak bisa hanya ditangani dengan penanaman pohon oleh pemerintah. Oleh karena itu, Dishut menggandeng komunitas dan stakeholder lain untuk turut menanam pohon.
"Di Teras Gunung Geulis ini perangkat desa dan warga menanam pohon seminggu 10 pohon, artinya satu tahun 3.600 pohon, hari ini Bisnis Indonesia menanam berapa? 100 pohon, tidak apa-apa, artinya kita memulai sesuatu yang baik," katanya.
Pihaknya mengapresiasi Bisnis Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan lewat aksi Miara Jagat tak hanya berkontribusi lewat jurnalistik.
"Kami apresiasi program atau upaya menyelamatkan sumber mata air, yang dilakukan Bisnis Indonesia dan para mitra, ini luar biasa sekali, menghutankan lahan kritis dan lahan yang berpotensi kritis," kata Dodit.
Kepala Desa Jatiroke Ulan Ruslan juga mengapresiasi acara penanaman 100 bibit pohon yang digelar Bisnis Indonesia. Menurutnya, warga Jatiroke sejak 2014 intensif melakukan penghijauan di wilayah tersebut.
"Ini dulunya bekas galian C, sekarang sudah berubah hijau karena kami tak berhenti menanam, bibit pohon yang ditanam disini tumbuh setelah 2 tahun," katanya.
Selain aktivitas galian C, dia mengatakan gunung tersebut juga terkenal dengan kebakaran dan tandus. Air sulit didapat warga karena kondisi yang kering kerap terjadi.
"Karena itu kami berterima kasih dengan acara hari ini, semoga bibit pohon yang ditanam bisa bermanfaat bagi Teras Gunung Geulis dan warga sekitar," pungkasnya.
Bisnis Indonesia menggelar aksi tanam pohon serentak di 2 kota, Jakarta dan Sumedang, Jumat (21/11/2025). Di Sumedang, aksi tanam pohon bertajuk Miara Jagat Aksi Merawat Masa Depan digelar di Teras Gunung Geulis, Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor.
Dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana, Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Jawa Barat Dinda Wulandari, Kepala Desa Jatiroke Ulan Ruslan, Manager TJSL PT INTI Risky Putri Perwati, SVP Enterprise Sales Doku Irfan Burhan, perwakilan Pemkab Sumedang serta warga.
Acara "Miara Jagat Aksi Merawat Masa Depan" ini didukung oleh PT INTI, Doku, PP, BTN, Dharma Jaya, PLN, Dinas Kehutanan Jawa Barat dan Desa Jatiroke.

#lahan-kritis #penanaman-pohon #jawa-barat #rehabilitasi-lahan #aksi-tanam-pohon #bisnis-indonesia #lingkungan-hidup #bencana-alam #komunitas-lokal #penghijauan #teras-gunung-geulis #desa-jatiroke #mia

https://bandung.bisnis.com/read/20251121/549/1930658/lahan-kritis-800-ribu-ha-kadishut-jabar-apresiasi-aksi-tanam-pohon-bisnis-indonesia