Mendag Targetkan Perjanjian Dagang RI-Tunisia Selesai Tahun Depan
Menurut dia, setiap perjanjian dagang dibuat agar kedua negara tidak saling defisit, tapi meningkatkan ekspor.
(Bisnis Tempo) 25/11/25 13:19 49524
MENTERI Perdagangan Budi Santoso menargetkan Perjanjian Perdagangan Preferensial Indonesia dan Tunisia (IT PTA) selesai pada tahun depan. Budi mengatakan perjanjian dagang ini sebenarnya telah selesai alias tinggal menandatangani.
“Rencananya Januari kami akan tandatangani. Ini masalah waktu saja,” katanya alam Strategic Forum “Perluasan Pasar Ekspor ke Peru dan Tunisia: Potensi, Peluang, dan Tantangan IP-CEPA dan IT-PTA di Jakarta, Selasa 25 November 2025.
Budi mengatakan perundingan perjanjian dengan Tunisia ini telah selesai. Dia mengatakan ada permintaan dari Menteri Perdagangan Tunisia untuk menandatangani perjanjian ini di Indonesia. “Penyelesaian perundingannya sudah berjalan,” katanya.
Budi mengatakan pemerintah terus memperluas mitra dagang dari berbagai negara. Dia mengatakan Indonesia telah membuat berbagai kesepakatan dengan Uni Eropa, Kanda, Peru, dan sejumlah negara lain.
Kepada pengusaha, Budi meminta, perjanjian dan kesempatan pasar ini bisa dimanfaatkan secara maksimal. Menurut dia, setiap perjanjian dagang dibuat agar kedua negara tidak saling defisit, tapi meningkatkan ekspor. “Kita saling membutuhkan,” ujarnya.
Di samping itu, Budi mengatakan pemerintah juga segera membuat business matching dengan Kementerian Perdagangan Tunisia dan Peru, baik secara daring maupun luring. Langkah ini agar perjanjian ini segera menghasilkan produk dan meningkatkan ekspor masing-masing negara. “Nanti kami ingin ada business matching. Kalau ada temu muka lebih bagus,” ujarnya.
#perjanjian-dagang #mendag #tunisia #perdagangan #kemendag
https://tempo.co/ekonomi/mendag-targetkan-perjanjian-dagang-ri-tunisia-selesai-tahun-depan-2092872