Emiten RATU Milik Hapsoro Singgung Peluang Kerja Sama saat Shell Plc Kembali ke Tanah Air

Emiten RATU Milik Hapsoro Singgung Peluang Kerja Sama saat Shell Plc Kembali ke Tanah Air

RATU, milik Happy Hapsoro, melihat peluang kolaborasi dengan Shell Plc yang berencana masuk kembali ke Indonesia, memanfaatkan hak partisipasi di Blok Cepu dan Jabung.

(Bisnis.Com) 26/11/25 15:10 51347

Bisnis.com, JAKARTA – Shell Plc sedang mengambil ancang-ancang untuk kembali masuk ke Indonesia. Kehadiran pemain migas raksasa itu disebut menjadi peluang kerja sama bagi emiten-emiten migas eksisting, termasuk PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) yang dikendalikan oleh konglomerat \'Happy\' Hapsoro Sukmonohadi.

Alih-alih menjadi kompetitor, Direktur Utama RATU Sumantri menilai kehadiran Shell ke Indonesia menjadi peluang kolaborasi.

"Para pemain besar pasti akan lebih nyaman jika mereka berkolaborasi dengan pemain hulu migas dalam negeri. Mengapa? Karena industri hulu migas itu salah satu tipikalnya adalah highly regulated dan sangat kompleks, terutama dalam konteks hubungan kemasyarakatan," ujar Sumantri dalam public expose daring, Rabu (26/11/2025).

Adapun, saat ini Shell tengah menjajaki peluang di lapangan wilayah kerja (WK) eksisting. Artinya, Shell bakal masuk berinvestasi pada WK yang juga tengah digarap kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) lainnya.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), KKKS dengan kontribusi terbesar hingga Mei 2025 adalah Exxonmobil Cepu Ltd. dengan produksi mencapai 152.330 barel per hari (bph). Sementara di urutan ke-7, ada KKKS Petrochina Internatioal Jabung Ltd. dengan produksi 13.342 bph.

Asal tahu saja, RATU saat ini telah memegang hak partisipasi (non operator) untuk kedua blok tersebut, yakni 2,24% di Blok Cepu dan 8% di Blok Jabung.

"Jadi kami sebagai pemain eksisting di lokal bersama pemain-pemain lain tentu memiliki peluang terbesar untuk diundang, digandeng oleh para pemain besar yang kembali masuk ke Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan Shell saat ini telah melakukan joint study dengan Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (Kufpec). Joint Study tersebut dilakukan untuk lima lapangan migas, yaitu dua lapangan offshore (laut lepas pantai) dan tiga onshore (daratan).

"Saat ini Ditjen Migas ESDM sedang mengevaluasi kepastian wilayah kerja migas yang diminati Shell untuk eksplorasi," ujar Djoko di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

--

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#ratu-energi #shell-indonesia #kerja-sama-migas #happy-hapsoro #industri-migas #kolaborasi-shell #wk-eksisting #blok-cepu #blok-jabung #exxonmobil-cepu #petrochina-jabung #hak-partisipasi #pemain-migas

https://market.bisnis.com/read/20251126/192/1931873/emiten-ratu-milik-hapsoro-singgung-peluang-kerja-sama-saat-shell-plc-kembali-ke-tanah-air