Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB, KPK Periksa Eks Kepala Divisi Corsec

Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB, KPK Periksa Eks Kepala Divisi Corsec

KPK periksa eks Kepala Divisi Corsec terkait korupsi iklan Bank BJB yang diduga rugikan negara Rp222 miliar, melibatkan aliran dana non-budgeter.

(Bisnis.Com) 27/11/25 00:49 51759

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Jawa Barat dan Banten (BJBR), Rabu (26/11/2025). Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami aliran dana non-budgeter dalam proyek tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua pihak yang hadir memenuhi panggilan penyidik adalah mantan Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020–2024 Widi Hartoto, serta Suhendrik, salah satu tersangka yang juga Direktur PT Wahana Semesta Bandung Express.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (26/11/2025).

Budi menyampaikan bahwa keduanya hadir dalam pemeriksaan tersebut, tetapi ia belum dapat menyampaikan detail materi yang dikonfirmasi oleh penyidik.

KPK sedang menyidik dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB untuk periode 2021–2023. Program ini diduga menimbulkan kerugian negara Rp222 miliar. Penyelidik juga menelusuri dugaan aliran dana ke sejumlah pihak, termasuk kepala daerah era itu.

Palam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, yaitu Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR); Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Kepala Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto (WH); pengendali Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri, Ikin Asikin Dulmanan (IAD); pengendali BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspres, Suhendrik (S); serta pengendali Cipta Karya Sukses Bersama dan Cipta Karya Mandiri Bersama, Sophan Jaya Kusuma (SJK).

Kasus ini disebut akibat praktik di Bank BJB yag menyalurkan dana iklan sekitar Rp409 miliar melalui enam agensi periklanan, yaitu PT CKMB Rp41 miliar, PT CKSB Rp105 miliar, PT AM Rp99 miliar, PT CKM Rp81 miliar, PT BSCA Rp33 miliar, dan PT WSBE Rp49 miliar. Akan tetapi, belanja jumbo ini tidak sepenuhnya masuk ke perusahaan media.

#korupsi-pengadaan-iklan #kpk-periksa-bank-bjb #korupsi-bank-bjb #pengadaan-iklan-bjb #aliran-dana-non-budgeter #mantan-kepala-divisi-corsec #widi-hartoto #suhendrik-tersangka #gedung-merah-putih-kpk #n-a

https://kabar24.bisnis.com/read/20251127/16/1931971/korupsi-pengadaan-iklan-bank-bjb-kpk-periksa-eks-kepala-divisi-corsec