Dedi Mulyadi Perkuat Komitmen Percepatan Pembangunan Rebana Metropolitan
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, tegaskan komitmen percepatan pembangunan Rebana Metropolitan dengan fokus investasi, infrastruktur, dan keseimbangan ekonomi.
(Bisnis.Com) 28/11/25 14:08 53787
Bisnis.com, CIREBON – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap percepatan pembangunan kawasan Rebana Metropolitan kembali ditegaskan melalui dukungan penuh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana (BP Rebana), Helmy Yahya, menyampaikan keyakinannya atas keseriusan Gubernur dalam mendorong kawasan strategis ini masuk fase akselerasi baru, terutama dalam pemerataan investasi dan penguatan infrastruktur.
Helmy menyebutkan, koordinasi antara BP Rebana dan Pemprov Jabar berlangsung intens, seiring kebutuhan penyelarasan program strategis di tujuh wilayah yang tergabung dalam koridor ekonomi tersebut.
Menurutnya, Gubernur memberi ruang besar bagi perencanaan yang lebih progresif, termasuk percepatan perizinan, konektivitas, serta penyediaan lahan untuk investasi industri dan logistik.
“Gubernur itu full support. Kita melihat komitmen yang sangat jelas untuk mendorong Rebana ini melaju lebih cepat,” ujar Helmy, Jumat (28/11/2025).
Dia menambahkan, dukungan tersebut menjadi kunci agar pembangunan tidak timpang dan manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata. Selama ini, sejumlah wilayah di Rebana bergerak cepat menarik investasi, namun beberapa kawasan seperti Indramayu dan Cirebon masih memerlukan percepatan lebih agresif.
Helmy menekankan pentingnya menjaga keseimbangan pertumbuhan di Jawa Barat. Menurutnya, Rebana Metropolitan dirancang sebagai mesin ekonomi baru di timur provinsi, sehingga eksekusi kebijakan perlu berjalan konsisten.
Upaya itu mencakup penyediaan kawasan industri yang siap huni, integrasi transportasi, hingga penguatan ekosistem investasi yang ramah bagi pelaku usaha dalam dan luar negeri.
“Pemprov Jabar kepengen betul Rebana ini tidak hanya menjadi proyek besar di atas kertas. Kami ingin memastikan wilayah timur juga memberi kontribusi signifikan untuk perekonomian provinsi. Jawa Barat harus berimbang,” kata Helmy.
Dia menilai, peran Gubernur dalam mengawal agenda strategis ini sangat penting di tengah persaingan daerah menarik investasi. Patimban sudah bergerak dengan pelabuhan internasionalnya, Majalengka dengan aerocity di Kertajati, sementara beberapa zona lain masih membutuhkan sentuhan percepatan.
Dengan dukungan politik dan administratif dari Gubernur, Helmy optimistis percepatan pembangunan bisa berlangsung lebih terarah.
Helmy juga menegaskan prioritas BP Rebana untuk memperkuat daya saing regional. Fokus utamanya meliputi peningkatan layanan perizinan investasi, digitalisasi tata ruang, serta penyusunan roadmap pertumbuhan ekonomi berbasis sektor kunci seperti logistik, manufaktur, energi, hingga perikanan.
Keterlibatan Gubernur memberi kepastian bagi investor mengenai arah pembangunan jangka panjang di kawasan ini.
Selain itu, BP Rebana tengah mendorong kolaborasi lintas kabupaten/kota agar program strategis berjalan saling melengkapi. Helmy menyebut, komitmen Gubernur mempermudah koordinasi tersebut karena keputusan-keputusan penting dapat diambil lebih cepat, terutama yang berkaitan dengan integrasi antarwilayah.
“Dengan dukungan penuh dari Gubernur Dedi Mulyadi, kita punya momentum kuat. Ini saatnya memaksimalkan potensi Rebana sebagai koridor ekonomi terbesar di Jawa Barat,” tutur Helmy.
Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan dukungan pemerintah provinsi demi mempercepat pembangunan kawasan. Menurutnya, momentum saat ini tidak boleh terbuang karena Rebana memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan baru bagi Jawa Barat maupun Indonesia.
#rebana-metropolitan #dedi-mulyadi #pembangunan-jawa-barat #percepatan-pembangunan #kawasan-rebana #investasi-jawa-barat #infrastruktur-rebana #kawasan-strategis #perizinan-investasi #konektivitas-jawa