Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat 0,45%, Saham JPFA hingga TLKM Jadi Pendorong

Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat 0,45%, Saham JPFA hingga TLKM Jadi Pendorong

Indeks Bisnis-27 ditutup menguat 0,45% ke level 546,96 pada hari ini, Senin (1/12/2025) didorong oleh kenaikan saham JPFA, TLKM, dan ANTM.

(Bisnis.Com) 01/12/25 16:50 56806

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025). Sejumlah saham seperti JPFA, ANTM, hingga TLKM menjadi pendorong laju indeks.

Berdasarkan data Bursa, indeks hasil kerja sama Bursa dengan HarianBisnis Indonesiaditutup menguat 0,45% ke level 546,96 pada perdagangan hari ini. Sepanjang hari, indeks diperdagangkan di level 548,52–544,36. Dari 27 konstituen, sebanyak 11 saham menguat, 13 melemah, dan 3 stagnan.

Penguatan indeks terutama didorong oleh saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) yang naik 7,79% ke Rp2.630. Mengekor di belakangnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menguat 3,99% dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menguat 2,75%.

Penguatan juga dialami oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menguat 1,51%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 1,17%, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 0,62%.

Saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) menguat 1,21%, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menguat 0,82%, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) menguat 0,75%, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) menguat 0,55%.

Sebaliknya, pelemahan harga saham dialami oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang terkoreksi 3,07%, PT Astra International Tbk. (ASII) melemah 2,67%, PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) melemah 2,39%, dan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) melemah 1,38%.

Pelemahan juga dialami oleh PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) melemah 0,88%, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) melemah 0,87%, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) melemah 0,86%, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) melemah 0,85%.

Tiga emiten yang bergerak stagnan antara lain PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL), PT Vale Indonesia Tbk. (INCO), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).

Sebelumnya, analis Phintraco Sekuritas menilai bahwa secara teknikal, penguatan IHSG pada sesi I perdagangan hari ini lantaran telah terjadi pembentukan Death Cross pada MACD yang diiringi dengan Stochastic RSI yang menuju areaoversold. Dengan begitu, para analis memprediksi IHSG berpotensi melemah pada sisa perdagangan hari ini.

“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan pelemahan menuju level 8.475–8.550 pada perdagangan sesi II hari ini,” katanya, Senin (1/12/2025).

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#indeks-bisnis-27 #saham-jpfa #saham-tlkm #saham-antm #saham-menguat #saham-melemah #jpfa-naik #tlkm-menguat #antm-menguat #bursa-saham #saham-bca #saham-bni #saham-mandiri #saham-mika #saham-bumi

https://market.bisnis.com/read/20251201/7/1933234/indeks-bisnis-27-ditutup-menguat-045-saham-jpfa-hingga-tlkm-jadi-pendorong