Harga Batu Bara Acuan (HBA) Kompak Naik di Periode Pertama Oktober 2025
Harga Batu Bara Acuan (HBA) naik di periode pertama Oktober 2025, dengan HBA kalori tinggi mencapai US$109,74 per ton.
(Bisnis.Com) 17/10/25 09:31 6562
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) untuk penjualan periode kedua Oktober 2025. Tercatat semua jenis HBA kompak naik.
HBA periode pertama Oktober 2025 tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 339.K/MB.01/MEM.B/2025. Beleid ini ditandatangani Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 14 Oktober 2025.
Perinciannya, HBA untuk batu bara kalori tinggi dalam kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR pada periode kedua Oktober ditetapkan sebesar US$109,74 per ton. Harga tersebut naik dibanding periode pertama Oktober 2025 yang sebesar US$106,94 per ton.
Berikutnya, HBA untuk batu bara nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR ditetapkan sebesar US$67,76 per ton untuk periode kedua Oktober. Angka ini naik dibandingkan periode pertama Oktober, yakni US$64,8 per ton.
Sementara, HBA batu bara dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR dipatok US$43,71 per ton untuk periode kedua Oktober ini. Angka tersebut naik dibandingkan pada periode pertama Oktober yang senilai US$43,1 per ton.
Lalu, HBA batu bara dengan kesetaraan nilai kalor 3.400 kcal/kg GAR dipatok US$33,92 per ton pada periode kedua Oktober. Angka itu naik dibandingkan periode pertama Oktober yang sebesar US$32,95 per ton.
Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 72 Tahun 2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batu bara, nilai HBA periode kedua bulan berjalan merupakan rata-rata tertimbang volume harga jual batu bara pada titik serah secara free on board di atas kapal pengangkut (FOB vessel).
Harga jual itu juga dalam kesetaraan spesifikasi HBA dengan rentang sampel 6.100-6.500 kcal/kg GAR transaksi penjualan batu bara untuk pembayaran royalti pada aplikasi ePNBP Minerba, pada tanggal pengapalan minggu keempat dua bulan sebelumnya hingga minggu ketiga bulan sebelumnya.
Selain HBA, Bahlil juga menetapkan harga mineral acuan (HMA) berbagai komoditas mineral periode kedua Oktober 2025. Tercatat, HMA nikel kini dipatok US$15.142/dmt. Ini naik dibanding periode pertama Oktober yang senilai US$15.101/dmt.
Kemudian, HMA aluminium dipatok US$2.688/dmt. HMA tersebut naik dibanding periode pertama Oktober, yakni US$2.662,5/dmt.
Selanjutnya, HMA tembaga dipatok US$10.311,3/dmt pada periode kedua Oktober ini. Angka tersebut naik dibidang HMA tembaga pada periode pertama Oktober yang senilai US$9.935,5/dmt.
Adapun HMA kobalt dipatok US$35.151/dmt pada periode kedua Oktober. Angka ini naik dibandingkan periode pertama Oktober yang senilai US$33.307/dmt.
Melalui Kepmen ESDM Nomor 80.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan, HBA dan HMA akan terbit sebanyak dua kali dalam 1 bulan, yakni setiap tanggal 1 dan 15.
#harga-batu-bara #harga-batu-bara-acuan #hba-oktober-2025 #harga-batu-bara-oktober #update-harga-batu-bara #harga-batu-bara-kalori-tinggi #harga-patokan-batu-bara #harga-jual-batu-bara