Total Premi Prudential Tembus Rp15,2 Triliun, Didongkrak Kenaikan Asuransi Tradisional
Prudential Indonesia raih premi Rp15,2 triliun di Q3 2025, didorong kenaikan 18% asuransi tradisional. Fokus pada inovasi produk dan distribusi untuk Gen Z dan milenial.
(Bisnis.Com) 09/12/25 16:55 66544
Bisnis.com, JAKARTA — PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia mencatat total pendapatan premi sepanjang kuartal III/2025 mencapai Rp15,2 triliun.
Diketahui bahwa dari total premi tersebut, pendapatan dari produk tradisional (termasuk solusi untuk kesehatan dan perlindungan) meningkat 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Selama kuartal III/2025, komposisi pendapatan dari produk tradisional sekitar 28%,” kata Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha kepada Bisnis, dikutip pada Selasa (8/12/2025).
Prudential Indonesia, kata Vikas, mengamati adanya peningkatan permintaan nasabah terhadap produk tradisional. Bagi mereka, produk ini desainnya sederhana dan mudah dipahami.
Selain produk tradisional sederhana, dia menyebut peningkatan permintaan ini juga tidak lepas dari faktor perubahan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat yang terus berlambang.
“Hal ini menciptakan preferensi untuk memiliki perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing. Kami menyadari bahwa kebutuhan akan perlindungan asuransi semakin dinamis,” tegas Vikas.
Sebab demikian, Vikas menegaskan bahwa perusahaannya akan tetap berorientasi pada nasabah (customer-centric) untuk tetap terus tumbuh berkelanjutan hingga ke masa depan.
Untuk mendongkrak pendapatan premi, perusahaan bagian dari Prudential plc ini menerapkan strategi seperti menghadirkan inovasi produk baru dengan fitur dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami juga mengembangkan jaringan distribusi, terutama untuk menangkap peluang pasar generasi milenial dan Gen Z yang saat ini jumlahnya sudah mencapai 54% dari total populasi di Indonesia,” bebernya.
Kemudian, melakukan campaign melalui media konvensional atau media sosial yang ditujukan untuk nasabah existing dan calon nasabah, guna menginformasikan produk atau layanan baru.
“Kami juga terus memperkuat kerja sama dengan mitra perbankan dengan menghadirkan produk bancassuarance yang sesuai dengan kebutuhan nasabah mitra bank kami,” pungkas Vikas.
Sebagai informasi, premi asuransi jiwa masih terus terkontraksi hingga bulan kesembilan tahun ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat per September 2025 premi asuransi jiwa mencapai Rp132,85 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyebut nilai itu terkontraksi 2,06% (year on year/YoY).
“Premi asuransi jiwa yang terkontraksi sebesar 2,06% [YoY] dengan nilai sebesar Rp132,85 triliun,” ucapnya dalam konferensi pers daring RDK Oktober 2025, dikutip Senin (17/11/2025).
Menilik data OJK, pada bulan sebelumnya atau Agustus 2025, premi asuransi jiwa juga mengalami kontraksi sebesar 1,21% (YoY). Pada periode ini preminya senilai Rp117,51 triliun.
Kontraksi tak hanya terjadi pada Agustus 2025 dan September 2025. Pasalnya, pada Juli 2025 premi asuransi jiwa juga turun 0,84% menjadi Rp103,42 triliun.
#prudential-premi #prudential-indonesia #premi-prudential #asuransi-tradisional #prudential-kuartal-iii #pendapatan-premi #produk-tradisional #permintaan-asuransi #perlindungan-asuransi #inovasi-pruden