Arsari Nusa Investama Jadi Pemegang Saham Indokripto Koin Semesta
Arsari Nusa Investama, yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, menjajaki bisnis kripto setelah menjadi pemegang saham Indokripto Koin Semesta.
(Bisnis Tempo) 10/12/25 19:35 68231
PT ARSARI Nusa Investama, yang terafiliasi dengan Hashim Djojohadikusumo, menjajaki bisnis aset kripto setelah menjadi pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Wakil Direktur Utama dan Direktur Operasional Arsari Group Aryo P.S. Djojohadikusumo mengatakan keputusan investasi ini bagian dari dukungan perseroannya terhadap transformasi digital. Aryo mengatakan Arsari Group memiliki visi yang sejalan dengan COIN beserta entitas anaknya, PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kami melihat COIN memiliki fondasi kuat serta ekosistem yang lengkap dan paling siap untuk menjadi katalis dalam membangun dan mengembangkan industri aset digital nasional, termasuk aset kripto dengan mengedepankan tata kelola yang baik,” katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu, 10 Desember 2025. Aryo mengatakan investasi ini tidak hanya tentang nilai ekonomi, tapi upaya membangun kedaulatan digital Indonesia yang mampu menghasilkan inovasi dan nilai tambah bagi ekonomi nasional. Dia mengatakan Indonesia berpeluang menjadi pusat inovasi aset digital di Asia Tenggara dengan kondisi ekosistem aset digital yang lengkap sekaligus pengawasan dari OJK. Adapun Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk Ade Wahyu menyambut positif langkah Arsari Group. Dia mengatakan masuknya Arsari Group bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada industri aset digital secara umum, khususnya kepada COIN. “Kehadiran Arsari Group memberikan nilai tambah yang signifikan bagi COIN, terutama dalam memperkuat tata kelola yang baik untuk korporasi skala besar,” katanya. Ade mengatakan hingga Oktober 2025, aset kripto Indonesia menjadi salah satu pasar besar di dunia. OJK mencatat jumlah pengguna aset kripto telah mencapai lebih dari 18 juta konsumen dengan total nilai transaksi menembus Rp 409,56 triliun. Posisi strategis ini, kata Ade, diperkuat oleh laporan 2025 Global Crypto Adoption Index dari Chainalysis, yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dunia.“COIN akan mempercepat pengembangan produk-produk inovatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global,” kata dia.
#kripto #hashim-djojohadikusumo #ojk #indokripto
https://tempo.co/ekonomi/arsari-nusa-investama-jadi-pemegang-saham-indokripto-koin-semesta-2097752