Jelang Nataru, Operator Tol Bocimi Pastikan Longsor Tak Terulang
PT Trans Jabar Tol memastikan keamanan Tol Bocimi dari longsor saat Nataru 2025-2026 dengan pemasangan soldier pile di titik rawan.
(Bisnis.Com) 12/12/25 12:05 70471
Bisnis.com, JAKARTA — Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol (PT TJT) memastikan keamanan ruas Tol Bogor - Ciawi - Sukabumi (Tol Bocimi) dari ancaman pergeseran tanah atau longsor saat periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Direktur Teknik & Operasi PT TJT Mokh Sadali menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemasangan dinding penahan tanah yang terbuat dari rangkaian tiang pancang beton atau soldier pile di sejumlah titik rawan longsor.
"Dengan memasang soldier pile itu, fondasi yang ada jadi sudah sangat baik, sangat kuat. Nah, ini terbukti dengan kita memonitor dengan salah satu indikatornya adalah aliran air di bawahnya itu bening. Jadi kalau keruh itu tanda ada butiran tanah yang kebawa," jelasnya saat ditemui di PT TJT, Kamis (11/12/2025).
Lebih lanjut, Sadali juga memastikan longsor yang sempat terjadi akibat curah hujan tinggi di KM 64 Tol Bocimi pada awal 2024 diharapkan tidak akan terjadi lagi. Hal itu seiring dengan rampungnya pemasangan soldier pile di sekitar lokasi longsor.
"Jadi untuk yang KM 64 itu waktu itu sudah dilakukan perbaikan dengan konstruksi yang setelah berkonsultasi dengan JPH [Juru Pengukur Tanah Bersertifikat]," tambahnya.
Sebelumnya, Tol Bocimi sempat mengalami longsor di KM 64 arah Sukabumi pada 3 April 2024. Akibat insiden tersebut, sebanyak 3 kendaraan tercatat mengalami kecelakaan.
Dalam laporannya, kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan 2 mobil MPV (multi-purpose vehicle) dan 1 truk, di mana 1 mobil MPV jatuh terperosok ke lubang longsor. Sementara itu, 1 truk dan 1 mobil MPV lainnya dilaporkan menabrak median jalan tol karena berusaha menghindari ceruk longsor yang terjadi di KM 64+600A.
Adapun, penanganan longsor Tol Bocimi Seksi 2 baru sepenuhnya rampung pada September 2024. Di mana, sejumlah pekerjaan yang dilakukan yakni pemasangan soldier pile, perbaikan lereng timbunan dengan melakukan pemasangan matras pengendali erosi dan solid sodding.
Jalan Tol Ciawi – Sukabumi sendiri memiliki total panjang 54 km yang terbagi menjadi 4 Seksi, yaitu Seksi 1 Ciawi - Cigombong sepanjang 15,35 km sudah beroperasi sejak Desember 2018.
Selanjutnya, Seksi 2 Cigombong – Cibadak sepanjang 11,90 km juga telah resmi beroperasi sejak Agustus 2023. Sedangkan, untuk Seksi 3 Cibadak - Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km saat ini sedang dalam konstruksi dengan progres 11,56%, sedangkan Seksi 4 Sukabumi Barat - Sukabumi Timur sepanjang 13,05 km yang saat ini sedang dalam tahap persiapan.