Robinhood Bakal Akuisisi Perdagangan Aset Kripto Milik Emiten Bali United
BOLA juga sedang mengajukan izin perdagangan aset kripto ke Otoritas Jasa Keuangan.
(Bisnis Tempo) 15/12/25 15:54 73262
EMITEN pengelola klub sepak bola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), buka suara soal kabar akuisisi Perdagangan Aset Kripto yang dikelola perseroan oleh perusahaan layanan keuangan asal Amerika Serikat Robinhood Market Inc.
Corporate Secretary BOLA Yohanes Ade Bunian Moniaga mengatakan proses itu masih tahap Conditional Share Purchase Agreement dan berlanjut apabila sudah ada persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. “Robinhood belum resmi dan masih sedang dalam tahap penawaran akuisisi PT PAK,” katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin, 15 Desember 2025.
Meski masih tahap penawaran, Yohanes mengatakan, Robinhood menawarkan rencana akuisisi yang menarik. Di samping itu, BOLA juga sedang mengajukan izin perdagangan aset kripto ke Otoritas Jasa Keuangan. “Penawaran rencana yang diberikan oleh Robinhood cukup menarik bagi Perseroan dan sampai saat ini, PT PAK belum menunjukkan kinerja yang baik,” ujarnya.
Selain mengakuisisi BOLA, Robinhood disebut telah bersepakat untuk mengambilalih perusahaan pialang Indonesia PT Buana Capital. Kedua akuisisi direncanakan akan menandai masuknya Robinhood secara resmi ke pasar modal Indonesia, yang mempercepat ekspansi mereka di kawasan Asia Tenggara dan pasar global lainnya.
Kepala Robinhood kawasan Asia Patrick Chan dalam Corporate Action Launch mengatakan Indonesia merupakan pasar yang tumbuh pesat untuk perdagangan, sehingga menjadikan tempat yang menarik melanjutkan misi Robinhood dalam mendemokratisasi keuangan bagi semua orang.
"Kami menantikan untuk menghadirkan layanan inovatif yang sama kepada masyarakat Indonesia, yang telah memperoleh kepercayaan pelanggan Robinhood di seluruh dunia,” ujar Patrick seperti dikutip Antara, Senin, 8 Desember 2025.
Dalam proses akuisisi, Pieter Tanuri dari PT Buana Capital dan PT Pedagang Aset Kripto akan tetap terlibat sebagai penasihat strategis bagi Robinhood setelah transaksi selesai.
Presiden Direktur Buana Capital Benny Hardiman Setiabrata mengatakan proses akuisisi ini merupakan langkah besar yang akan memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia. Menurut dia, langkah berpotensi menciptakan masyarakat yang semakin mudah mengakses investasi global dengan cara yang lebih terjangkau dan efisien, serta menciptakan peluang besar memajukan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
"Dengan pengalaman Robinhood yang sudah terbukti dalam membawa lebih dari 26 juta pengguna di AS untuk terlibat dalam investasi ritel, kami yakin bahwa kolaborasi ini akan membawa inovasi dan kemudahan akses bagi lebih banyak investor Indonesia untuk terlibat dalam pasar modal dan kripto global,” ujar Benny.