Ini Penyebab Utama Perceraian dan Cara Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga
Perceraian sering dipicu perselisihan, masalah ekonomi, dan KDRT. Untuk menjaga keharmonisan, penting komunikasi efektif, saling menghargai, dan empati.
(Bisnis.Com) 16/12/25 10:30 74265
Bisnis.com, JAKARTA — Kasus perceraian Ridwan Kamil jadi perhatian publik setelah Pengadilan Agama Bandung mengabarkan Atalia Praratya, Anggota DPR RI dari Golkar, mengajukan cerai, tetapi pengadilan belum mengumumkan detail gugatan dan nomor perkaranya.
Sebelumnya, publik juga ramai membicarakan perceraian selebgram Julia Prastini atau Jule dengan mantan suaminya, Na Daehoon, yang dipicu oleh perselingkuhan Jule yang terungkap melalui foto mesra dengan seorang pria di mobil.
Perceraian ini menimbulkan perhatian publik karena menyoroti konflik rumah tangga tokoh politik dan figur publik.
Umumnya, perceraian sering dipicu oleh beberapa faktor utama yang menjadi sumber konflik, dan memahami faktor-faktor ini penting agar pasangan bisa mengambil langkah pencegahan sebelum konflik berujung pada perceraian.
Dilansir laman resmi Pengadilan Agama, berikut faktor yang menyebabkan perceraian rumah tangga.
1. Perselisihan dan Pertengkaran Terus-Menerus
Perselisihan yang berlangsung terus-menerus sering menjadi penyebab utama perceraian. Ketidakmampuan pasangan menyelesaikan masalah bersama dapat menimbulkan ketegangan yang berujung pada keputusan untuk bercerai.
2. Masalah Ekonomi
Kesulitan finansial menjadi faktor besar yang memicu perceraian. Beban ekonomi, penghasilan yang tidak stabil, dan tekanan keuangan keluarga sering menimbulkan konflik yang sulit diatasi.
3. Meninggalkan Salah Satu Pihak
Ketidakhadiran salah satu pasangan, baik karena meninggalkan rumah tanpa alasan atau tidak memenuhi tanggung jawab, menjadi penyebab signifikan perceraian. Kondisi ini menimbulkan ketidakpuasan dan menurunkan rasa percaya dalam hubungan.
4. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
Kekerasan fisik maupun psikologis tetap menjadi alasan serius perceraian meski jumlah kasusnya relatif kecil. Korban biasanya memilih berpisah untuk melindungi diri dan anak-anak dari bahaya.
5. Kebiasaan Judi
Hobi berjudi, baik daring maupun luring, bisa merusak keuangan keluarga dan menimbulkan konflik. Ketidakpercayaan dan pertengkaran yang muncul akibat judi sering mendorong pasangan mengambil keputusan cerai.
Selain itu, untuk menjaga hubungan tetap harmonis, pasangan perlu memperkuat komunikasi dan saling pengertian.
Berikut cara sederhana bisa membantu mencegah konflik dan membuat rumah tangga lebih nyaman.
1. Komunikasi yang Efektif
Agar hubungan pasangan tetap harmonis, kemampuan berkomunikasi menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Komunikasi yang efektif berarti tidak hanya menyampaikan perasaan dan kebutuhan dengan jelas, tetapi juga mendengarkan pasangan dengan penuh perhatian sehingga mencegah salah paham dan membangun rasa percaya.
2. Menghargai Satu Sama Lain
Selain komunikasi, saling menghargai juga penting untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Menghormati perasaan, pikiran, dan kepribadian pasangan, serta batasan dan ruang pribadinya, meningkatkan pemahaman bersama dan mencegah munculnya rasa kesal.
3. Nilai dan Tujuan yang Sama
Harmoni hubungan terbentuk ketika pasangan memiliki pandangan hidup yang sejalan. Kesamaan dalam keluarga, karier, dan perkembangan pribadi menumbuhkan rasa kebersamaan dan kerja sama, sehingga lebih mudah saling mendukung dan menghadapi tantangan hidup bersama.
4. Fleksibilitas
Kemampuan beradaptasi terhadap perubahan menjadi kunci dalam menjaga hubungan tetap stabil. Bersikap fleksibel membantu pasangan menghadapi situasi tak terduga tanpa stres berlebihan, sehingga memperkuat ketahanan dan keharmonisan hubungan.
5. Empati
Empati sangat membantu pasangan memahami perasaan satu sama lain. Dengan merasakan dan memahami perasaan pasangan, empati mendorong interaksi yang suportif, mengurangi konflik, dan membuat pasangan merasa dihargai serta dimengerti. (Angel Rinella)
#perceraian-rumah-tangga #penyebab-perceraian #konflik-rumah-tangga #perselisihan-pasangan #masalah-ekonomi #meninggalkan-pasangan #kekerasan-rumah-tangga #kebiasaan-judi #komunikasi-efektif #saling-me