Pulau Dewata Kian Dipadati Turis, Hatten Bali (WINE) Optimistis Kinerja Makin Manis

Pulau Dewata Kian Dipadati Turis, Hatten Bali (WINE) Optimistis Kinerja Makin Manis

Hatten Bali optimis kinerja 2026 meningkat seiring ramainya turis di Bali. Investasi fasilitas baru di Sanur dan ekspansi pasar domestik jadi strategi utama.

(Bisnis.Com) 17/12/25 16:11 75973

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen wine lokal PT Hatten Bali Tbk. (WINE) optimistis mampu menorehkan kinerja yang positif pada 2026. Ekspektasi pertumbuhan didasarkan pada peluang bertumbuhnya industri pariwisata Pulau Dewata pada tahun mendatang.

Direktur WINE Ketut Sumarwan menerangkan bahwa Hatten Bali optimistis memandang iklim industri pariwisata Bali pada tahun depan. Seiring ramainya turis asing, WINE turut mengekspektasikan pertumbuhan pada periode tersebut.

“Untuk tahun mendatang, perseroan optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan seiring dengan meningkatnya pertumbuhan industri pariwisata, terutama kedatangan wisatawan asing di Bali yang merupakan pangsa pasar utama WINE,” katanya kepada Bisnis, dikutip Rabu (17/12/2025).

Kendati tidak menerangkan secara rinci ihwal target kerja di 2026, Ketut menegaskan bahwa WINE saat ini tengah berinvestasi terhadap lahan baru di kawasan Sanur. Rencananya, lahan itu akan dibangun fasilitas Wine Experience guna menarik konsumen.

Nantinya, pembangunan fasilitas baru ini diprediksi rampung pada tahun yang sama. Terhadap konsumen, pembangunan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman tidak hanya proses produksi wine, tetapi juga memberikan winetasting, hingga memperkenalkan semuabrandWINE sebagai edukasi.

Upaya memperkuat fasilitas di Bali sejalan dengan pendapatan besar yang diterima WINE di Pulau Dewata. penjualan WINE di Bali bahkan mencapai Rp190,05 miliar pada periode Januari–September 2025.

Sebaliknya, penjualan di luar Bali hanya mencapai Rp25,52 miliar pada periode yang sama. Penjualan di luar Bali bahkan mengalami penyusutan 7,94% YoY pada periode ini.

Meskipun begitu, WINE juga tengah berupaya untuk kian memperbesar eksposur perseroan terhadap pasar domestik di luar Bali. Di Jakarta misalnya, WINE berencana membuka Cellar sebagai langkah awal memperkuatbrand awarenessdan mengenalkan produk perseroan kepada konsumen di kota tersebut.

“Strategi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan yang signifikan di pasar domestik, khususnya di luar Bali sekaligus memperkuatbranddi seluruh Indonesia,” tegas Ketut.

Terhadap kota lain di luar Jakarta dan Bali, WINE berencana meningkatkan kerja sama dengan sub-distributor di daerah untuk dapat menjangkau lebih banyak pembeli potensial, seperti hotel, restoran,club, hingga ritel.

Untuk diketahui, sebagai produsen wine terbesar di pulau Dewata, WINE memiliki lahan tidak kurang dari 40 hektare di Buleleng. Produksi anggur dari lahan tersebut digunakan untuk membuat wine di pusat produksi Hatten berada di Sanur, Denpasar. Selain memiliki lahan sendiri, Hatten (WINE) juga menjalin kemitraan dengan banyak petani di Buleleng.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#bali-tourism #hatten-bali #wine-industry #bali-wine #tourism-growth #foreign-tourists #sanur-wine #wine-experience #wine-tasting #brand-awareness #domestic-market #bali-sales #jakarta-wine #wine-produ

https://market.bisnis.com/read/20251217/192/1937611/pulau-dewata-kian-dipadati-turis-hatten-bali-wine-optimistis-kinerja-makin-manis