India Siapkan US$7,44 Miliar untuk Beli Mesin Jet Tempur hingga 2035
India berencana menginvestasikan US$7,44 miliar untuk membeli mesin jet tempur hingga 2035, dengan fokus pada pengembangan mesin dalam negeri dan kolaborasi internasional.
(Bisnis.Com) 17/10/25 21:04 7609
Bisnis.com, JAKARTA — India menyiapkan rencana pembelian mesin pesawat tempur dalam satu dekade ke depan atau hingga 2035, dengan perkiraan kebutuhan dana 654 miliar rupee atau sekitar US$7,44 miliar.
Mengacu pada asumsi kurs 188 rupee per rupiah, kebutuhan dana untuk belanja mesin jet tempur itu setara sekitar Rp123 triliun.
Salah seorang pejabat pertahanan India, yang memimpin upaya pembangunan mesin dalam negeri, mengungkap perkiraan kebutuhan biaya itu. Selama puluhan tahun, terdapat program menggunakan mesin Kaveri buatan dalam negeri untuk jet tempur ringan Tejas, tetapi belum terlaksana karena kekurangan teknis.
Direktur Lembaga Penelitian Turbin Gas India, S. V. Ramana Murthy menjelaskan bahwa negaranya akan membutuhkan sekitar 1.100 mesin untuk berbagai program jet tempur. India membutuhkan infrastruktur seperti fasilitas pengujian ketinggian tinggi, beserta basis industri untuk mengembangkan ekosistem tersebut.
"Ada kebutuhan untuk mengembangkan mode misi guna menciptakan ekosistem bagi mesin pesawat tempur dalam negeri," kata Murthy dalam sebuah acara di New Delhi, Jumat (17/10/2025), dilansir dari Reuters.
Dia juga menjelaskan bahwa turunan dari mesin Kaveri dapat digunakan untuk kendaraan udara tempur nirawak buatan dalam negeri.
Murthy memimpin upaya pengembangan bersama sebuah mesin dengan mitra internasional untuk menggerakkan pesawat tempur siluman generasi ke-5 pertama India. Safran dari Prancis, Rolls-Royce dari Inggris, dan General Electric dari Amerika Serikat telah menunjukkan minatnya.
Sebuah prototipe pesawat tempur tersebut, yang dikenal sebagai Advanced Medium Combat Aircraft (AMC), diperkirakan akan diluncurkan pada 2028, menurut pernyataan pejabat India sebelumnya.
Menurut pemerintah India, AMC merupakan pesawat tempur pertama yang penawarannya juga akan terbuka untuk perusahaan swasta, guna mengurangi tekanan pada produsen pesawat tempur milik negara India, Hindustan Aeronautics Ltd., yang memproduksi sebagian besar pesawat militer India.
Perdana Menteri Narendra Modi telah berupaya meningkatkan kapasitas manufaktur alutsista pertahanan India dan mengundang produsen senjata untuk mendirikan unit dengan bermitra dengan perusahaan-perusahaan India.
#india-mesin-jet #pembelian-mesin-pesawat #mesin-pesawat-tempur #india-2035 #dana-7 #44-miliar #mesin-kaveri #jet-tempur-tejas #pengembangan-mesin-india #infrastruktur-pengujian-tinggi #ekosistem-pesawa