Pembiayaan Dana Tunai Mandiri Utama Finance Naik 14%, Terdongkrak Kebutuhan Akhir Tahun

Pembiayaan Dana Tunai Mandiri Utama Finance Naik 14%, Terdongkrak Kebutuhan Akhir Tahun

Pembiayaan dana tunai Mandiri Utama Finance naik 14% YoY di November 2025, didorong kebutuhan akhir tahun. NPF stabil di 1,44%, prospek positif hingga 2026.

(Bisnis.Com) 22/12/25 12:45 81091

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mandiri Utama Finance (MUF) berpendapat menjelang akhir tahun, biasanya memang ada peningkatan permintaan pembiayaan dana tunai.

Pada November 2025 saja, penyaluran pembiayaan dana tunai MUF tumbuh sebesar 14% year on year (YoY). Adapun, kontribusi terhadap total portofolio MUF mencapai sekitar 18,5%.

“Kebutuhan ini umumnya digunakan untuk berbagai keperluan, seperti persiapan akhir tahun, kebutuhan keluarga, hingga modal usaha skala kecil, tergantung pada profil masing-masing konsumen,” kata Corporate Secretary & Legal, Elisabeth Lidya Sirait kepada Bisnis, dikutip Senin (22/12/2025).

Meski mengalami peningkatan, Elisabeth menekankan rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing finance (NPF) untuk produk pembiayaan dana tunai masih stabil pada level 1,44%.

“Dalam menjaga kualitas pembiayaan dana tunai, MUF secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian melalui proses pembiayaan yang prudent agar kualitas pembiayaan tetap terjaga,” sebutnya.

Oleh karena itu, perusahaan yang merupakan anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ini melihat prospek pembiayaan dana tunai hingga akhir 2025 dan awal 2026 masih akan positif.

“Seiring dengan pemulihan ekonomi nasional, ditopang oleh pertumbuhan jaringan dan penguatan organisasi MUF,” tegas Elisabeth.

Sementara itu, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengemukakan tren pembiayaan dana tunai secara musiman meningkat karena adanya kebutuhan masyarakat pada akhir tahun.

“Tren dana tunai pada akhir tahun secara musiman terjadi peningkatan, karena kebutuhan masyarakat untuk perjalanan Nataru dan pemenuhan kebutuhan awal tahun misalnya untuk renovasi rumah atau DP kendaraan bermotor,” katanya kepada Bisnis, Senin (15/12/2025).

Menurut dia, tren ini akan terus berlanjut hingga tahun depan alias 2026. Kendati demikian, dia mengingatkan agar perusahaan multifinance tetap hati-hati dalam menyalurkan pembiayaan.

“Prospek [pembiayaan dana tunai] masih positif di 2026, tapi harus tetap hati-hati dan moderat dalam mencapai target,” imbau Bhima.

Dia menekankan bahwa yang paling penting saat ini di industri pembiayaan adalah menjaga kualitas pembiayaan yang terukur, bukan sekadar fokus pada nominal outstanding pinjaman saja.

Oleh karena itu, dia menyarankan agar perusahaan pembiayaan bisa lebih selektif memilih calon debitur dari sisi histori peminjaman atau track record.

#pembiayaan-dana-tunai #mandiri-utama-finance #pembiayaan-akhir-tahun #kebutuhan-dana-tunai #pertumbuhan-pembiayaan #pembiayaan-modal-usaha #pembiayaan-keluarga #non-performing-finance #kualitas-pembia

https://finansial.bisnis.com/read/20251222/89/1938709/pembiayaan-dana-tunai-mandiri-utama-finance-naik-14-terdongkrak-kebutuhan-akhir-tahun