Bank Nobu (NOBU) Bakal Gelar RUPSLB Awal 2026, Ada Agenda Rombak Pengurus
Bank Nobu akan menggelar RUPSLB pada 15 Januari 2026 di Tangerang untuk membahas perubahan direksi dan rencana aksi pemulihan bank.
(Bisnis.Com) 23/12/25 17:23 82913
Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) atau Bank Nobu akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Januari 2026.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Manajemen Bank Nobu mengungkapkan bahwa agenda RUPSLB akan digelar pada Kamis (15/12/2025) pukul 14.00 WIB. Rapat akan digelar di Hotel Aryaduta Lippo Village yang berlokasi di Tangerang, Banten.
“Dengan ini Direksi Perseroan mengundang para pemegang saham perseroan untuk menghadiri RUPSLB secara fisik dan elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek,” tulis Manajemen, Selasa (23/12/2025).
Terdapat dua mata acara yang bakal dibahas dalam rapat tersebut. Pertama, persetujuan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan.
Manajemen menuturkan persetujuan perubahan susunan anggota direksi dan dewan komisaris perseroan berlaku efektif terhitung sejak tanggal ditutupnya rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan digelar pada 2026.
Mata acara selanjutnya yakni persetujuan atas pengkinian rencana aksi pemulihan bank. Agenda kedua ini mengacu pada Pasal 43 ayat 3 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.5/2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum.
Dalam beleid itu, disampaikan bahwa dalam hal pengkinian rencana aksi pemulihan yang dimaksud disampaikan kepada OJK belum memperoleh persetujuan dalam RUPS, bank wajib meminta persetujuan pada RUPS berikutnya.
Kinerja Keuangan Bank Nobu
Hingga kuartal III/2025, bank milik konglomerat James Riady itu membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp359,87 miliar. Raihan itu meningkat 59,06% secara tahunan (year on year/YoY) dari periode yang sama tahun lalu Rp226,25 miliar.
Pertumbuhan laba bersih itu ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp855,99 miliar, meningkat 20,45% YoY dari September 2024 yang sebesar Rp710,67 miliar.
Dari sisi intermediasi, Bank Nobu telah menyalurkan kredit senilai Rp21,60 triliun hingga September 2025, tumbuh 19,47% YoY dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp18,08 triliun.
Kemudian dari sisi penghimpunan dana, perseroan mencatat dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 21,66% YoY menjadi Rp27,26 triliun dari sebelumnya Rp22,41 triliun.
Pertumbuhan DPK Bank Nobu ditopang oleh simpanan deposito dan giro. Tercatat simpanan deposito mencapai Rp17,86 triliun, tumbuh 17,23% YoY dan simpanan giro mencapai Rp7,85 triliun, meningkat 39,35% YoY dari September 2024.
Sementara itu, simpanan tabungan Bank Nobu tumbuh tipis sebesar 0,76% YoY menjadi Rp1,55 triliun. Pada September 2024, simpanan tabungan mencapai Rp1,53 triliun.
#bank-nobu #rupslb-bank-nobu #agenda-rupslb #perubahan-direksi-bank-nobu #dewan-komisaris-bank-nobu #rencana-aksi-pemulihan-bank #kinerja-keuangan-bank-nobu #laba-bersih-bank-nobu #pendapatan-bunga-ber