Pesan Natal 2025 Kardinal Suharyo: Keuskupan Agung Jakarta Dengungkan Pertobatan Ekologis

Pesan Natal 2025 Kardinal Suharyo: Keuskupan Agung Jakarta Dengungkan Pertobatan Ekologis

Uskup Keuskupan Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan pesan Natal 2025 melalui seruan menjaga lingkungan hidup. Gerakan itu disebut pertobatan ekologis.... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 25/12/25 14:08 84828

JAKARTA - Uskup Keuskupan Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan pesan Natal 2025 melalui seruan menjaga lingkungan hidup. Gerakan itu disebut pertobatan ekologis.

Hal itu dia sampaikan saat konferensi pers seusai Misa Pontifikal di Gereja Katedral Jakarta, Kamis (25/12/2025). "Sekarang ini yang sedang digalakkan tahun depan, tahun 2026, Keuskupan Agung Jakarta memberi perhatian pada yang namanya tanggung jawab menjaga lingkungan hidup. Maka ada yang namanya pertobatan ekologis, itu yang akan terus didengungkan," ujar Suharyo.

Gerakan yang dimaksud sempat digalakkan. Namun, belakangan ini memudar. Pertobatan ekologis bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya membayar beberapa persen dari harga tiket pesawat yang mengeluarkan emisi karbon.

"Pertobatan ekologisnya adalah ketika saya membayar naik pesawat terbang Rp1 juta, 10 persen nanti disisihkan dalam suatu pos dana untuk memulihkan kerusakan lingkungan hidup," katanya.

Contoh lainnya, upaya tidak menghambur-hamburkan makanan. Hal itu dilakukan dengan cara mengambil makanan sesuai dengan porsi diri bukan berdasarkan lapar mata.

"Kalau ambil makanan ya jangan semau-mau matanya, tetapi diambil secukupnya supaya tidak menyisakan sampah. Itu pertobatan ekologis," ucapnya.

Menurut dia, masih banyak hal yang dilakukan terkait pertobatan ekologis. Termasuk membawa kantong belanjaan dari rumah. "Macam-macam hal kecil seperti itu, salah satu bentuk pertobatan," tambahnya.
(jon)

#kardinal-ignatius-suharyo #natal-2025 #natal #gereja-katedral-jakarta

https://nasional.sindonews.com/read/1659995/15/pesan-natal-2025-kardinal-suharyo-keuskupan-agung-jakarta-dengungkan-pertobatan-ekologis-1766646724