Pertumbuhan Ekonomi Batam 6,89%, Investasi Capai Rp54,7 Triliun
Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,89% pada 2025, didorong investasi Rp54,7 triliun dan sektor industri. Batam jadi destinasi investasi strategis nasional.
(Bisnis.Com) 02/01/26 10:50 91237
Bisnis.com, PEKANBARU-- Memasuki akhir tahun 2025, kinerja ekonomi Kota Batam tercatat tetap solid di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan dan ketidakpastian.
Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat pertumbuhan ekonomi Batam hingga Triwulan III 2025 mencapai 6,89% secara tahunan (year-on-year).
Capaian tersebut menunjukkan performa ekonomi Batam yang positif, ditopang oleh arus investasi yang tetap terjaga serta aktivitas industri dan logistik yang terus berjalan stabil.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran BP Batam serta sinergi yang kuat dengan para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat Batam.
“Sepanjang 2025, Batam mencatat realisasi investasi yang kuat dan pertumbuhan ekonomi yang terjaga. Ini menunjukkan Batam tetap dipercaya dan mampu tumbuh di tengah ketidakpastian global,” ujarnya dikutip Jumat (2/1/2026).
Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Batam hingga Triwulan III 2025 didorong oleh sektor investasi sebagai motor utama, disusul sektor industri pengolahan, perdagangan, serta logistik. Menurutnya, capaian ini mencerminkan aktivitas ekonomi riil yang terus bergerak di Batam.
Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal di Batam hingga Triwulan III 2025 tercatat mencapai Rp54,7 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan capaian investasi tertinggi secara nasional.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai struktur investasi yang masuk ke Batam menunjukkan tren yang semakin sehat, khususnya dari penanaman modal dalam negeri.
“Meningkatnya investasi dalam negeri menunjukkan bahwa ekosistem Batam semakin dipercaya oleh pelaku usaha nasional. Rantai pasok lokal tumbuh, industri pendukung menguat, dan nilai tambah semakin tinggal di dalam negeri. Ini menjadi fondasi penting bagi daya saing jangka panjang Batam,” ujar Li Claudia.
Kinerja positif Batam sepanjang 2025 juga tidak terlepas dari dukungan kebijakan pemerintah pusat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan agar Batam diperkuat sebagai destinasi investasi strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Anggota sekaligus Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa arahan Presiden tersebut menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan ke depan.
“Presiden menegaskan bahwa Batam harus berperan nyata dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi. Arahan ini kami terjemahkan dengan memastikan investasi yang masuk bersifat produktif, inklusif, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelas Fary.
Ke depan, BP Batam akan fokus mempercepat layanan investasi, menyederhanakan regulasi, serta memperkuat ekosistem usaha agar Batam semakin kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan capaian sepanjang 2025 tersebut, BP Batam optimistis Batam mampu melanjutkan momentum pertumbuhan pada 2026 dan memperkuat perannya sebagai kawasan strategis nasional yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
#pertumbuhan-ekonomi #investasi-batam #ekonomi-batam-2025 #investasi-rp54 #7-triliun #bp-batam #sektor-industri-batam #logistik-batam #investasi-dalam-negeri #ekosistem-batam #kebijakan-pemerintah #dest