Keberangkatan Penumpang Kereta Daop 3 Cirebon Meningkat Tajam saat Arus Balik Nataru

Keberangkatan Penumpang Kereta Daop 3 Cirebon Meningkat Tajam saat Arus Balik Nataru

Keberangkatan penumpang kereta Daop 3 Cirebon melonjak 114% saat arus balik Nataru 2025/2026, dengan dominasi tujuan ke kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.

(Bisnis.Com) 04/01/26 18:39 92952

Bisnis.com, CIREBON - Pergerakan penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengalami lonjakan signifikan menjelang berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Peningkatan paling menonjol tercatat pada arus keberangkatan, seiring kembalinya masyarakat ke kota tujuan setelah libur akhir tahun.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon mencatat, hingga Minggu (4/1/2026) atau hari ke-18 masa angkutan Nataru, total pelanggan yang menggunakan layanan kereta api dari dan menuju wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 274.400 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 136.562 penumpang tercatat berangkat, sementara 138.319 penumpang tiba di berbagai stasiun.

Angka tersebut menunjukkan lonjakan tajam dibandingkan periode yang sama pada 2024, yang mencatat 120.233 penumpang. Secara kumulatif, terjadi peningkatan volume penumpang sebesar 114% dalam masa angkutan Nataru tahun ini.

Lonjakan arus balik terlihat jelas pada Minggu (4/1/2026). Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 9.312 orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang datang tercatat 7.444 orang. Data ini menandakan dominasi arus keluar wilayah Cirebon, seiring berakhirnya cuti bersama dan aktivitas liburan.

Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan, pergerakan penumpang didominasi tujuan kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Surabaya. Pola ini menunjukkan konsentrasi mobilitas masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi dan aktivitas kerja setelah libur panjang.

"Dari sisi stasiun, Cirebon dan Cirebon Prujakan menjadi titik dengan volume tertinggi. Keduanya berperan sebagai simpul utama transportasi kereta api di wilayah timur Jawa Barat. Selain itu, stasiun Jatibarang dan Brebes juga mencatat pergerakan penumpang yang relatif tinggi selama arus balik," ujar Muhibuddin, Minggu (4/1/2025).

Dalam periode angkutan Nataru, tingkat penjualan tiket kereta api jarak jauh keberangkatan dari Daop 3 Cirebon tercatat melampaui kapasitas awal yang disediakan. Hingga 28 Desember 2025 pukul 15.00 WIB, tiket yang terjual mencapai 81.266 tiket atau setara 110% dari total kapasitas 74.988 tiket. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pola naik-turun penumpang di sejumlah stasiun antara rute awal dan tujuan akhir perjalanan.

Beberapa layanan kereta jarak jauh yang beroperasi selama periode ini melayani relasi menuju Jakarta, Semarang, Purwokerto, Jember, dan kota-kota lain di Pulau Jawa. Tingginya okupansi mencerminkan konsentrasi perjalanan pada hari-hari tertentu, khususnya menjelang akhir libur Nataru.

Muhibbuddin menyatakan, arus balik Nataru mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat setelah libur akhir tahun. Menurutnya, KAI Daop 3 Cirebon melakukan pemantauan operasional secara intensif selama periode tersebut, terutama di stasiun utama dan jalur dengan kepadatan lalu lintas tinggi, guna memastikan kelancaran layanan hingga berakhirnya masa angkutan libur.

#kereta-api #daop-3-cirebon #arus-balik-nataru #penumpang-kereta #libur-akhir-tahun #keberangkatan-penumpang #stasiun-cirebon #tiket-kereta-api #kota-tujuan #mobilitas-masyarakat #pusat-ekonomi #stasiu

https://bandung.bisnis.com/read/20260104/549/1941424/keberangkatan-penumpang-kereta-daop-3-cirebon-meningkat-tajam-saat-arus-balik-nataru