Hasil RUPSLB BWPT: Tetapkan Komisaris-Direksi, Tambah Bisnis Baru
RUPSLB BWPT menetapkan komisaris baru dan menambah bisnis induk serta konsultasi manajemen, memperkuat tata kelola dan keberlanjutan usaha.
(Bisnis.Com) 07/01/26 19:55 96602
Bisnis.com, JAKARTA—Emiten perkebunan PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (7/1/2026) di Jakarta.
Rizka Dewi, Corporate Secretary Eagle High Plantations, menyampaikan RUPSLB menjadi langkah strategis perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta memastikan keberlanjutan usaha di tengah dinamika industri ke depan.
Dalam RUPSLB tersebut, para pemegang saham menyetujui sejumlah keputusan penting yang mencerminkan kepercayaan dan dukungan penuh terhadap arah strategis perseroan. Termasuk dari pemegang saham utama Rajawali Capital International (RCI) dan FIC Properties Sdn. Bhd., Malaysia (FICP).
“Keduanya mengambil peran sebagai profesional expertise dalam mendukung penguatan tata kelola dan arah strategis perseroan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).
Pada agenda pertama, RUPSLB menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris, sementara susunan Direksi tetap tidak mengalami perubahan.
Rapat juga menyetujui pemberhentian dengan hormat pengurus yang telah menyelesaikan masa jabatannya, disertai pemberian acquit et de charge, serta pengangkatan kembali dan pengangkatan pengurus Perseroan untuk masa jabatan hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2030.
Susunan Dewan Komisaris BWPT adalah sebagai berikut:
- Komisaris Utama: Abed Nego
- Wakil Komisaris Utama: Ahmad Nizam bin Hamid
- Komisaris: Mohammad Prianto Madelar dan Razuwan bin Che Rose
- Komisaris Independen: Drs. Yohanes Wahyu Saronto, M.Si. dan Erwin Soejono
Adapun susunan Direksi BWPT tetap terdiri dari:
- Direktur Utama: Henderi Djunaidi
- Direktur: Andrew Haryono, Yeoh Lean Khai, dan Choong Kam Loong
Pada agenda kedua, RUPSLB menyetujui perubahan dan penyempurnaan Anggaran Dasar Perseroan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penyesuaian tersebut antara lain mencakup penambahan kegiatan usaha berupa aktivitas perusahaan induk serta aktivitas konsultasi manajemen lainnya, tanpa mengubah fokus kegiatan usaha utama perseroan.
“Melalui keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam RUPSLB ini, serta dukungan berkelanjutan dari para pemegang saham, Perseroan optimistis dapat terus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan daya saing, dan menjalankan usaha secara berkelanjutan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Rizka Dewi.
Sebagai informasi, PT Eagle High Plantations Tbk beroperasi di bidang perkebunan kelapa sawit yang memproduksi tandan buah segar (TBS) dan Pabrik Kelapa Sawit yang menghasilkan minyak kelapa sawit (CPO) dan inti sawit (PK).
Pusat kegiatan operasional berada di Pulau Sumatera, Kalimantan dan Papua dengan total luas lahan perkebunan yang mencapai 87.000 hektar dan total kapasitas pabrik kelapa sawit sebesar 2,2 juta ton TBS per tahun.
#bwpt #eagle-high-plantations #rupslb-bwpt #komisaris-bwpt #direksi-bwpt #bisnis-baru-bwpt #tata-kelola-perusahaan #rajawali-capital-international #fic-properties #perubahan-anggaran-dasar #aktivitas-p