Perbankan RI Kucurkan Kredit Rp8.315 Triliun per November 2025

Perbankan RI Kucurkan Kredit Rp8.315 Triliun per November 2025

Perbankan RI salurkan kredit Rp8.315 triliun per November 2025, tumbuh 7,74% (YoY). Kredit investasi naik 17,98%, DPK capai Rp9.899 triliun, NPL gross 2,21%.

(Bisnis.Com) 09/01/26 09:42 98012

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan penyaluran kreditperbankan mencapai Rp8.315 triliun per November 2025, tumbuh 7,74% (year on year/YoY).

Hal tersebut disampaikan Kepala Pengawas Eksekutif Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Desember 2025.

“Pada November 2025 kredit tumbuh 7,74% [YoY], di mana bulan lalu tumbuh sebesar 7,36% menjadi Rp8.315 triliun,” kata Dian dalam Konferensi Pers RDK, Jumat (9/1/2026).

Berdasarkan jenis penggunaan, Dian menyebutkan bahwa Kredit Investasi tumbuh 17,98%, diikuti Kredit Konsumsi 6,67%, sedangkan Kredit Modal Kerja tumbuh melambat 2,04% (YoY) dibandingkan Oktober 2025 yang tumbuh 2,39% (YoY).

Dari sisi penghimpunan dana, OJK mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) per November 2025 mencapai Rp9.899 triliun, tumbuh 12,03% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp8.836 triliun.

Adapun kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 2,21% dibandingkan dengan November 2024 yang sebesar 2,19% dan NPL net 0,86% dibandingkan November 2024 0,75%.

OJK juga mencatat Loan at Risk (LaR) sebesar 9,22% pada November 2025 turun dibandingkan November 2024 yang sebesar 9,82%. Dian mengatakan rasio LaR tercatat stabil seperti di level sebelum pandemi.

Dari sisi ketahanan perbankan, OJK mencatatkan permodalan (CAR) yang berada di level sebesar 26,05%, turun dibandingkan November 2024 sebesar 26,87%.

#kredit-perbankan #kredit-investasi #kredit-konsumsi #kredit-modal-kerja #dana-pihak-ketiga #kualitas-kredit #rasio-npl #loan-at-risk #pertumbuhan-kredit #ojk-laporan #permodalan-perbankan #kredit-tumb

https://finansial.bisnis.com/read/20260109/90/1942935/perbankan-ri-kucurkan-kredit-rp8315-triliun-per-november-2025