Bisnis.com, JAKARTA — PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 1,54 miliar, dengan alokasi dana Rp1,46 triliun.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), MBMA menuturkan akan melakukan pembelian kembali saham sebanyak-banyaknya 1.548.000.000, dengan alokasi dana maksimum Rp1,462 triliun yang akan dilakukan secara bertahap dalam waktu tiga bulan.
“Jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan akan bergantung pada jumlah saham yang benar-benar dibeli kembali oleh Perseroan dalam pelaksanaan Pembelian Kembali Saham tersebut,” tutur MBMA, Rabu (17/6/2026).
Manajemen juga menuturkan pembelian saham akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, khususnya POJK 13/2023 dan POJK 29/2023.
Adapun buyback ini direncanakan akan dilaksanakan terhitung setelah tanggal Keterbukaan Informasi ini disampaikan kepada OJK dan BEI dan dalam jangka waktu selambat-lambatnya tiga bulan setelah tanggal Keterbukaan Informasi ini atau selambat-lambatnya sampai dengan tanggal 16 September 2026, atau tanggal lainnya pada saat buyback telah mencapai 1,54 miliar saham atau dana buyback telah habis, atau perseroan memutuskan dan mengumumkan buyback telah selesai dilaksanakan sebelum tanggal 16 September 2026.
MBMA memastikan bahwa sumber dana yang akan digunakan untuk pelaksanaan Pembelian Kembali Saham memenuhi ketentuan POJK 13/2023 dan POJK 29/2023.
“Perseroan memperkirakan pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak berdampak atas biaya pembiayaan Perseroan,” tutur MBMA.
Adapun pada Selasa (16/6/2026), MBMA menuturkan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 492.683.100 dengan total dana Rp237,6 miliar pada buyback periode sebelumnya.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.