Bisnis.com, JAKARTA — PT MNC Tourism Indonesia Tbk. (KPIG) hanya mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 6,7% sepanjang 2025 kendati mampu meraup lonjakan pendapatan hingga 47,7% menjadi Rp2,6 triliun.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Rabu (1/4/2026), perseroan membukukan pendapatan Rp2,6 triliun pada 2025, meningkat dari Rp1,8 triliun pada 2024. Kenaikan ini ditopang akselerasi proyek strategis serta pemulihan segmen hospitality.
Namun, pertumbuhan laba bersih tercatat hanya single digit menjadi Rp724,2 miliar dari Rp679 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Di sisi lain, kinerja operasional menunjukkan perbaikan signifikan. EBITDA melonjak 206% menjadi Rp829 miliar dengan margin meningkat ke level 31,7% dari sebelumnya 15,3%.
Total aset KPIG mencapai Rp36 triliun pada akhir 2025, naik tipis dari Rp35,8 triliun pada 2024. Liabilitas turun menjadi Rp7,2 triliun, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp28,8 triliun.
Perusahaan juga mencatat pertumbuhan laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 30,9% menjadi Rp853,8 miliar.
Dari sisi operasional, proyek unggulan Kawasan Ekonomi Khusus MNC Lido City menjadi motor utama. Lapangan golf 18 hole Trump International Golf Club Lido telah beroperasi penuh sejak kuartal III/2025.
Perseroan juga menyelesaikan topping off clubhouse pada Februari 2026 serta memulai pembangunan Private Clubhouse Tahap 2. Pada tahap awal, seluruh 21 unit Private Clubhouse telah terjual dengan nilai marketing sales Rp570 miliar.
Di segmen hospitality, kinerja terdorong peningkatan aktivitas MICE. Park Hyatt Jakarta memperkuat daya tarik dengan penambahan fasilitas premium, termasuk restoran Li Lian Chinese Restaurant.
Sementara itu, The Westin Resort Nusa Dua Bali telah merampungkan renovasi tahap kedua guna meningkatkan daya saing di segmen pernikahan dan event korporasi.
Memasuki 2026, KPIG menargetkan pembukaan Hyatt Regency Lido Resort (Tower Wing) serta pengembangan Lido Adventure Park untuk memperluas sumber pendapatan. Perseroan juga melanjutkan ekspansi proyek premium seperti Lido Hill dan Private Clubhouse tahap lanjutan.
Selain itu, KPIG membuka peluang ekspansi internasional melalui rencana pencatatan saham di bursa luar negeri untuk memperluas akses pendanaan dan visibilitas global.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.