Bisnis.com, JAKARTA – PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) menetapkan kupon obligasi berkelanjutan V Summarecon Agung Tahap I Tahun 2025. Obligasi senilai Rp500 miliar ini merupakan bagian dari penerbitan obligasi berkelanjutan V dengan target Rp3 triliun.
Melansir prospektus perusahaan yang dirilis 15 Desember 2025, obligasi ini terdiri dari dua seri. Seri A memiliki tenor 3 tahun dengan nilai Rp84,53 miliar dan kupon obligasi sebesar 5,85% per tahun.
Kemudian, seri B tenor 5 tahun dengan nilai Rp266,23 miliar dan kupon obligasi 6,50% per tahun. Pembayaran kedua seri obligasi ini dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% dari pokok obligasi saat tanggal jatuh tempo.
Sisa dari pokok obligasi yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp149,24 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam penjaminan kesanggupan terbaik tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban perseroan untuk menerbitkan obligasi.
"Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan di mana pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 6 April 2026, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi masing-masing seri obligasi adalah pada tanggal 6 Januari 2029 untuk obligasi Seri A dan tanggal 6 Januari 2031 untuk obligasi Seri B," tulis manajemen, dikutip Rabu (24/12/2025).
Dalam rangka penerbitan obligasi ini SMRA telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang obligasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan peringkat idA+.
Adapun, pihak yang menjadi penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi ini adalah PT Indo Premier Sekuritas dan PT BRI Danareksa Sekuritas. Para pihak ini menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) dan kesanggupan terbaik (best effort) terhadap penawaran umum obligasi ini.
Sementara itu, pihak yang menjadi wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berikut jadwal penerbitan obligasi Summarecon (SMRA):
Masa penawaran awal: 15-17 Desember 2025
Tanggal efektif: 23 Desember 2025
Masa penawaran umum: 29-30 Desember 2025
Tanggal penjatahan: 2 Januari 2026
Tanggal distribusi secara elektronik: 6 Januari 2026
Tanggal pengembalian uang pemesanan: 6 Januari 2026
Tanggal pencatatan di BEI: 7 Januari 2026