Bisnis.com, JAKARTA - Bos PT Djarum, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono meraih penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Group (BIG) 40 Awards.
Keduanya berkontribusi mengembangkan dan memelihara warisan budaya Indonesia melalui Djarum Foundation, khususnya berbagai program seni, budaya, pendidikan, hingga ekosistem kreativitas nasional.
Melalui langkah tersebut, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono memberikan dedikasi untuk menjaga kelestarian warisan Indonesia bagi generasi selanjutnya.
Lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 1940, Robert merupakan anak dari pengusaha rokok Djarum, yakni Oei Wie Gwan. Keduanya melanjutkan perusahaan Djarum setelah sang ayah meninggal dunia.
Robert pernah menjadi mahasiswa Ekonomi dari Universitas Diponegoro. Robert memiliki nama Tionghoa Oei Hwie Tjhong. Dia mempunyai harta kekayaan lebih dari Rp320 triliun.
Sementara itu, Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang juga pernah mengemban pendidikan di Fakultas Ekonomi di Universitas Diponegoro. Michael lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 1939. Michael juga mempunyai harta kekayaan lebih dari Rp300 triliun. Baik Robert dan Michael tidak menyelesaikan pendidikannya karena fokus membangun bisnis warisan sang ayah.
Saat peralihan kepemilikan, Djarum sempat mengalami fase krisis hingga hampir bangkrut. Namun keduanya melakukan pembaharuan alat pada 1972 hingga produk Djarum berhasil ekspansi ke luar negeri.
Harta kekayaan Budi bersaudara berasal dari geliat bisnis yang semakin ekspansif. Keduanya merupakan pemegang 51% saham PT Bank Central Asia Tbk. Selain itu sebanyak 29% saham operator menara telekomunikasi Sarana Menara Nusantara melalui PT Sapta Adhikari Investama.
Kepemilikan keluarga ini juga meliputi merek elektronik populer Polytron dan real estat utama di Jakarta. Bisnis keluarga Hartono juga telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Keduanya juga memiliki sejumlah properti seperti Grand Indonesia.
Sekadar informasi, BIG Awards 2025 adalah bagian dari acara BIG Conference 2025 yang merupakan rangkaian acara HUT ke-40 Bisnis Indonesia. Mengusung tema ‘Arah Bisnis 2026: Menuju Kedaulatan Ekonomi’ acara ini akan menggelar forum diskusi yang terbagi dalam beberapa sesi.
Salah satu tema yang akan dibahas pada sesi diskusi ialah ‘Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Prabowo: dari Makan Bergizi Gratis (MBG), 3 Juta Rumah hingga Koperasi Desa Merah Putih’.
Diskusi tersebut akan fokus membahas seputar capaian dari program-program prioritas yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, forum diskusi juga turut membahas rencana kerja pada 2026 untuk menyukseskan program strategis pemerintah.