Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali melemah pekan depan. Saham BULL hingga CUAN masuk ke dalam daftar rekomendasi saham analis.
Berdasarkan statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 4,55% dalam sepekan dari level 6.177,139 menjadi 5.896,134 pada Jumat (26/6/2026), sekaligus kembali berada di bawah level psikologis 6.000.
Penurunan indeks turut diikuti penyusutan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia sebesar 4,51% menjadi Rp10.302 triliun dari Rp10.788 triliun pada pekan sebelumnya.
Tim riset MNC Sekuritas menjelaskan, koreksi IHSG sebesar 1,72% ke level 5,896 pada penutupan Jumat (26/6) disertai dengan munculnya tekanan jual dan pergerakannya kembali ke bawah MA20.
Secara mingguan (weekly), posisi IHSG telah terkoreksi 4,55% dan telah mencapai target koreksi minimal yang MNC Sekuritas analisa sebelumnya. Sekarang, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].
"Kami perkirakan IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784. Adapun, penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 5.912-5.937," tulis sekuritas, Minggu (28/6/2026)
Berikut adalah rekomendasi saham MNC Sekuritas untuk perdagangan Senin 29 Juni 2026:
1. BULL
Trading Buy: Rp324-Rp336
Target Price: Rp364, Rp378
Stoploss: below Rp316
Pada penutupan Jumat (26/6), BULL terkoreksi 4,89% ke Rp350 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun menembus cluster MA20 dan MA200. Saat ini, posisi BULL diperkirakan sedang berada di akhir wave (A) dari wave [B].
2. CUAN
Buy on Weakness: Rp520-Rp550
Target Price: Rp720, Rp830
Stoploss: below Rp482
Pada perdagangan sebelumnya CUAN terkoreksi 9,60% ke Rp565 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Analis memperkirakan posisi CUAN saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A).
3. JSMR
Buy on Weakness: Rp2.770-Rp2.930
Target Price: Rp3.170, Rp3.410
Stoploss: below Rp2.770
JSMR terkoreksi 6,96% ke Rp2.940 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun kembali berada di bawah MA60. Analis memperkirakan posisi JSMR sedang membentuk wave (2) dari wave [A].
4. WIIM
Sell on Strength: Rp1.725-Rp1.755
Pada penutupan Jumat (26/6), WIIM terkoreksi 1,49% ke Rp1.655 dan disertai dengan tekanan jual. Analis memperkirakan posisi WIIM saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (B).
"Penguatannya akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave B. Adapun area koreksi yang dapat kami perkirakan berada pada rentang Rp1.520-Rp1.575," tandas analis.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.