Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo memastikan bahwa pemerintah bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bakal memberikan diskon tarif tol pada periode libur Lebaran 2026.
Dody menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi lanjutan mengenai pentapan besaran diskon dan ruas mana saja yang akan diberlakukan potongan tarif.
"Kita upayakan sama dengan pada saat lebaran kemarin. Saya sih mintanya kalau bisa 30%, tapi ini kita lagi nego sama mereka lah," kata Dody saat ditemui di Kompleks Parlemen RI, Rabu (18/2/2026).
Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai bocoran ruas mana saja yang akan diterapkan, dia masih enggan merinci. Akan tetapi dia memastikan bahwa posisinya akan mengalami penambahan bila dibandingkan dengan periode diskon tarif tol Lebaran di beberapa waktu sebelumnya.
"Enggak ada kompensasi. Untuk ruasnya mungkin lebih banyak," tambahnya.
Adapun sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa mudik Lebaran 2026.
Apabila dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya, angka tersebut turun 1,7% dibandingkan prediksi pada periode yang sama tahun lalu.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, berkaca dari Lebaran 2025, hasil survei menunjukkan sebanyak 146 juta masyarakat yang akan melakukan perjalanan. Namun, realisasi tahun lalu mencapai 154 juta.
“Jadi walaupun ada sedikit penurunan sebesar 1,7%, hal ini tidak mengurangi kewaspadaan kami dalam persiapan, karena melihat tahun kemarin terjadi peningkatan yang cukup signifikan dalam realisasi jumlah masyarakat yang melakukan pergerakan,” ujar dudy.